Smart Detox, Cara Detoksifikasi Modern

Jumat, September 11, 2015



Akhir-akhir ini banyak sekali orang yang menyebut-nyebut program Smart Detox, sebenarnya apa itu Detox? Secara sederhana Detox atau Detoksifikasi adalah pengeluaran racun. 

Secara fisiologi, detoksifikasi adalah cara kerja metabolism dalam tubuh untuk mengeluarkan semua racun-racun di dalam tubuh dengan cara penyerapan, kemudian distribusi, biotransformasi hingga kemudian ekskresi molekul-molekul toksin dalam tubuh. 

Kehidupan yang serba instan saat ini tentunya membuat masyarakat lebih banyak berperilaku serba instan juga untuk mengejar waktu, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan-makanan instan yang diolah secara cepat dan disajikan secara cepat pula. Saat ini orang-orang lebih suka menyantap makanan di restoran cepat saji yang cara penyajiannya sangat cepat namun gizi dalam makanannya rendah serat namun lemaknya sangat tinggi, selain itu makanannya mengandung banyak bahan pengawet, bahan pewarna, dan bahan kimia lainnya.

Selain itu, bahan pangan yang tersedia saat ini banyak yang berasal dari penanaman bahan makanan dengan pemberian pestisida, serta untuk hewan-hewan ternak juga banyak yang diberi obat hormone untuk mempercepat penggemukan. Hal ini tentunya tidak aman bagi tubuh apabila dikonsumsi terus-menerus dikarenakan zat-zat tersebut tidak dapat terurai oleh system metabolism tubuh manusia. Hal ini akhirnya mengakibatkan racun-racun dalam tubuh manusia menjadi semakin banyak dan menumpuk. 

Tubuh manusia sebenarnya sudah melakukan detoksifikasi secara ringan secara alami, yaitu dengan buang air besar dan buang air kecil, namun seringkali proses ini menemui banyak hambatan, apalagi jika toksin yang harus dikeluarkan sangat banyak, ditambah lagi emosi, beban pikiran, serta stress juga dapat menjadi pemicu meningkatnya toksin di dalam tubuh. 

Detoksifikasi merupakan proses dibuangnya racun-racun yang bersarang di tubuh manusia. Proses ini sangatlah baik karena membantu tubuh untuk membersihkan diri. 

Lalu apa tujuan dari detoksifikasi? Tujuan dari detoksifikasi ini tentunya adalah untuk mengembalikan fungsi pembuluh darah untuk membawa zat-zat makanan serta oksigen yang akan diedarkan ke dalam tubuh, sehingga organ dapat berfungsi secara sempurna tanpa adanya penyumbatan. 

Reaksi setelah dilaksanakannya detoksifiksi ini biasanya adalah tubuh menjadi lebih segar, badan akan terasa rileks, bahkan bisa juga membantu penglihatan anda menjadi lebih terang serta semangat hidup anda menjadi lebih tinggi. 

Detoksifikasi dalam tubuh sering dilaksanakan untuk membantu penyembuhan penyakit, seperti flu, asma, pilek, alergi, asam urat, bronchitis, rematik, hpertensi, kolesterol tinggi, insomnia, kanker, depresi, stress maag, migraine, sariawan, obesitas, penyumbatan pembuluh darah, penyakit kulit, serta ketergantungan alcohol, narkoba, serta obat-obatan.
           
Setiap orang memiliki metabolism dalam tubuh yang berbeda-beda, oleh karena itu efek detoksifikasi tubuh pun berbeda-beda untuk setiap orang. Selain itu juga tergantung dari gaya hidup yang telah dijalani, karena banyak sedikitnya racun dalam tubuh manusia juga berbeda-beda.
           
Saat proses detoksifikasi, gejala-gejala yang dialami tubuh pun berbeda-beda, berikut ini adalah cirri-ciri yang timbul di tubuh anda :

1. Kepala pusing, gejala ini biasanya muncul pada orang-orang yang sering mengkonsumsi rokok, kopi, serta obat-obatan terlarang.  
2. Perut kembung, mual, serta ada juga yang buang air besar seperti diare, namun ini normal.
3. Flu, pilek, serta demam ringa.
4. Otot dan persendian terasa ngilu dan nyeri.
5. Terjadi gatal dan ruam merah pada kulit.
6. Emosi naik turun, namun hanya sementara.
7. Tubuh terasa dingin
8. Air seni berwarna lebih pekat.
           
Jika dulu detoksifikasi banyak dilakukan orang dengan cara puasa, di era modern ini banyak orang melakukan detoksifikasi dengan program Smart Detox. Anda ingin mencoba? Segera hubungi agen atau distributor Smart Detox terdekat di kota anda. (*)
             

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe