Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Insto Dry Eyes, Sahabat di Saat Mata Kering

Minggu, Januari 21, 2024

Menjadi freelancer yang menghabiskan banyak waktu untuk menatap layar laptop dan ponsel, tentunya membuat mata saya pegal, perih, dan lelah. Apalagi ketika bekerja, biasanya saya bisa lupa waktu, bahkan lupa untuk sering berkedip sehingga mata akan terasa kering dan tidak nyaman karena tidak ada air mata yang melumasi mata. 

Kondisi mata kering atau dry eye syndrome terjadi karena permukaan kornea dan konjungtiva mengalami kekeringan karena air mata tidak melumasi mata dengan baik. Padahal air mata bermanfaat untuk mencegah infeksi serta gangguan pada mata karena memiliki kandungan air, minyak, lendir, serta protein dan antibodi. 


Penyebab Mata Kering

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab mata kering, di antaranya:

1. Terlalu Lama Membaca Buku

Membaca buku memang aktivitas yang menyenangkan sehingga seringkali membuat kita menjadi lupa waktu dan jarang berkedip karena terlalu fokus dengan apa yang kita baca. 

2. Terlalu Lama Menatap Laptop dan Gawai

Terlalu lama menatap laptop dan gawai juga bisa menjadi penyebab mata kering, apalagi bagi yang pekerjaannya menggunakan laptop dan gawai 

3. Terlalu Lama Berada di Ruang Ber-AC

Ruangan ber-AC tak hanya bisa membuat kulit menjadi kering, tapi juga bisa menyebabkan mata juga menjadi kering. Hal ini disebabkan karena AC membuat kelembaban udara menjadi rendah dan kering sehingga apabila terlalu lama di ruangan yang ber-AC bisa membuat mata kering.

4. Terkena Udara Saat Naik Motor

Udara yang menerpa wajah saat kita naik motor juga bisa menyebabkan mata menjadi kering. Apalagi bagi yang mengendarai motor tanpa kacamata dan tidak menutup kaca helm.

5. Penggunaan Lensa Kontak dalam Jangka Waktu Panjang

Penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu yang panjang juga bisa menyebabkan mata menjadi kering. Hal ini karena semakin lama penggunaan lensa kontak, maka lensa kontak akan menjadi kotor dan kelembabannya berkurang, sehingga bisa membuat mata menjadi kering. 


Gejala Mata Kering

Pernah merasakan gejala-gejala berikut ini? Itu artinya kamu sedang mengalami mata kering:

- Mata terasa sepet

- Mata perih

- Mata gatal

- Nyeri

- Terasa silau saat melihat cahaya

Saya beberapa kali mengalami kondisi di mana mata saya tiba-tiba merah dan meradang karena terlalu menatap layar laptop dan ponsel. Mata terasa perih dan tidak nyaman saat terkena cahaya. Awalnya saya mengira hanya pedih biasa, ternyata ini menjadi beberapa tanda kalau saya mengalami mata kering.  

Tak hanya saya, suami saya juga sering mengalami mata kering namun dengan penyebab yang berbeda. Suami saya sering mengalami mata kering karena sering terkena angin saat mengendarai motor saat berangkat dan pulang kerja. Apalagi jarak yang ditempuh sejauh 40 km jauhnya, sehingga angin dan debu banyak yang menerpa mata. Maka dari itu, kami di rumah menyediakan #InstoDryEyes sebagai #SolusiMataKering. Bahkan, suami selalu membawa insto di tasnya untuk dibawa ke tempat kerja.


Jangan Sepelekan Mata Kering

Mata kering tidak boleh disepelekan, hal ini karena bisa menyebabkan nyeri, peradangan, hingga luka pada area kornea mata. Bahkan, di kasus tertentu, mata kering yang terlalu parah bisa mengakibatkan hilangnya sebagian kemampuan melihat. 

Kondisi tersebut tentunya bisa membuat kualitas hidup menjadi menurun karena penderita tidak mampu beraktivitas secara optimal dan banyak bergantung pada obat-obatan.  

Mengapa Insto Dry Eyes?

Mata kering terjadi selain karena air mata mengalami penguapan lebih cepat, juga karena air mata tidak bisa melumasi mata karena jarang berkedip. Oleh sebab itu dibutuhkan pelumas untuk membantu melapisi mata agar lebih lembab, yaitu dengan menggunakan Insto Dry Eyes.  

Selain untuk mengatasi gejala mata kering, Insto Dry Eyes juga dapat meringankan iritasi pada mata yang disebabkan kekurangan produksi air mata, sebagian besar diantaranya terjadi pada penderita xerophtalmia, keratoconjunctivis, dan rheumatoid arthritis. Insto Dry Eyes ini juga bisa digunakan untuk melumasi mata palsu. 

Kandungan Insto Dry Eyes

Tiap ml larutan isotonik steril mengandung bahan aktif Hydroxypropyl methylcellulose 3.0 mg serta Benzalkonium chloride 0.1 mg. Hydroxypropyl methylcellulose atau disingkat HPMC yang bisa memberikan efek pelumas seperti air mata untuk mengatasi mata kering.

Untuk penggunaannya, saat mata terasa kering, gunakan Insto Dry Eyes 1-2 tetes pada setiap mata, 3x sehari, atau sesuai dengan anjuran dokter. Jangan lupa juga untuk selalu bawa Insto Dry Eyes setiap bepergian agar terhindar dari mata kering. (*)

 


Read More

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Ibu Rumah Tangga

Senin, Februari 27, 2023

“Kerja di mana?”

“Saya nggak kerja, saya cuma mengurus rumah saja.”

Familiar dengan pertanyaan dan jawaban di atas? Mayoritas ibu rumah tangga di Indonesia akan menjawab seperti itu jika diberi pertanyaan tentang pekerjaan. Mindset pekerjaan di Indonesia memang masih berkutat pada berangkat pagi pulang sore, sedangkan ibu-ibu yang mengurus rumah dengan beragam aktivitasnya di rumah itu dianggap sebagai hal yang biasa saja dan bukan sebuah pekerjaan. 

Padahal, apabila dijabarkan secara rinci, ibu itu memiliki pekerjaan yang sangat berat di mana tidak memiliki jam kerja yang pasti dan tidak memiliki hari libur. Hal ini tentunya berbeda dengan karyawan atau pekerja kantoran yang memiliki batasan waktu kerja setiap harinya, juga hari libur setiap minggunya. 


Sedangkan ibu? Alih-alih memikirkan istirahat atau hari libur, bahkan ketika sedang mencuci piring, ibu bisa jadi melakukannya sambil memikirkan tentang menu makan siang apa yang harus dimasak, atau ketika menyetrika baju, ibu juga sambil berhitung uang belanja agar semuanya bisa cukup hingga akhir bulan. 

Apalagi bagi ibu rumah tangga yang memiliki anak balita dan tidak dibantu ART atau baby sitter, akhirnya semua dikerjakan serba buru-buru, makan, mandi, tidur pun juga tak nyenyak karena anak-anak biasanya terbangun tengah malam untuk minta ASI. 

Ibu Rumah Tangga Rentan Mengalami Depresi

Berdasarkan laporan Newser yang dilansir merdeka.com, 28% ibu yang tinggal di rumah didiagnosa menderita depresi, sekitar 50% sering merasa stres, dan 19% merasakan kemarahan terhadap masa lalunya. Ada banyak penyebab kenapa seorang ibu rumah tangga sangat rentan mengalami depresi:

1. Melakukan Pekerjaan Fisik Secara Terus Menerus

Mayoritas pekerjaan yang biasa dilakukan ibu rumah tangga adalah pekerjaan fisik, dari mencuci baju, mencuci piring, menyapu, mengepel, menggendong anak, memasak, pergi belanja. Pekerjaan tersebut sambung menyambung dari pagi hingga malam hari seakan tidak ada habisnya. 

Aktifitas fisik yang dilakukan oleh ibu rumah tangga tentunya akan membuatnya kelelahan dan bisa menyebabkan stres pada ibu rumah tangga. Apalagi seorang ibu tidak memiliki hari libur. 

Ada sebuah film pendek, berjudul ‘Kisah di Hari Minggu’. Film ini berkisah tentang seorang ibu yang emosinya meledak di suatu pagi, di mana suaminya masih tidur nyenyak sedangkan ia sibuk mengurus rumah dan anak-anaknya yang akan berangkat ke sekolah. 

Ia meminta suaminya untuk mengantar anaknya ke sekolah, tapi suami meneruskan tidurnya, hingga kemudian ibulah yang mengantar anak ke sekolah dengan berjalan kaki. Tak lama, ibu anak tersebut kembali ke rumah karena sadar jika hari itu adalah hari minggu. 

Meski disampaikan secara jenaka, namun film pendek ini sarat akan pesan, dalam film tersebut tersirat jika ibu yang tak pernah memiliki hari libur dan tak pernah merasakan apa arti hari minggu.

2. Minim Interaksi dengan Orang Lain

Ibu yang bekerja di rumah lebih rawan mengalami stres jika dibandingkan dengan ibu yang bekerja di luar. Salah satunya karena minimnya interaksi dengan orang luar. Ibu yang bekerja di rumah, lebih banyak berinteraksi dengan anak dari pagi hingga malam, belum lagi wilayah kerjanya juga sempit dan hanya sekitaran rumah saja. Kalaupun berinteraksi dengan tetangga juga tidak bisa terlalu lama, karena banyak pekerjaan rumah yang menanti.

3. Memiliki Sedikit Waktu untuk Dirinya 

Memiliki pekerjaan yang terus menerus dilakukan membuat waktu ibu untuk dirinya sendiri sangat minim, atau bahkan tidak ada. Semua waktunya ia dedikasikan untuk suami dan anak, bahkan untuk merasakan waktu mandi yang cukup dan rileks pun tak bisa.  Minimnya waktu luang untuk sekadar me time akan membuat seseorang rentang mengalami stres dan depresi. 

Apalagi di Indonesia ada kalimat yang lazim didengungkan bahwa ‘Ibu tak boleh sakit’, ketika ibu demam, kepala ibu pusing, hidung pilek, ibu harus tetap mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menyugesti dirinya bahwa dia baik-baik saja. 

4. Melakukan Aktivitas Mental dan Pikiran Terus Menerus

Apakah ibu rumah tangga hanya melakukan aktivitas fisik saja? Ternyata tidak. Ibu rumah tangga setiap harinya harus memutar otak untuk mengelola keuangan rumah tangga, memikirkan menu masakan, apalagi jika anak juga GTM dan tidak mau makan, belum lagi harus menemani anak mengerjakan pekerjaan rumah. 

Apalagi jika ditambah dengan adanya masalah finansial dalam keluarga, tentunya kondisi ini bisa membuat emosi ibu semakin tidak stabil. 

5. Tidak Adanya Apresiasi

Banyak ibu rumah tangga yang jarang mendapatkan apresiasi terhadap apa yang ia lakukan setiap harinya, bahkan untuk sekadar ucapan terima kasih. Seorang ibu dituntut ikhlas lahir batin dalam melakukan pekerjaan rumah tangganya, sehingga ia pun dituntut pula untuk tidak mengharapkan balas jasa dari orang-orang terdekatnya. 

Tidak adanya apresiasi ini membuat ibu semakin minder dan insecure dengan pekerjaan yang dilakukan dalam rumah tangga, ibu rumah tangga merasa dirinya tidak ada apa-apanya karena hanya berkutat di rumah dibandingkan ibu yang bekerja di luar rumah. 

6. Tanggung Jawab Berlebih

Anak sakit, anak kurang pintar, anak tidak mau makan, anak susah diatur, semua hal-hal buruk yang terjadi pada anak dibebankan pada seorang ibu. Pada kondisi ini, ibu akan mengalami penghakiman ganda, penghakiman dari lingkungan serta penghakiman dari dirinya sendiri. 

Rasa bersalah dan penyesalan sudah cukup membuat seorang ibu terluka dan menangis, dan ini masih ditambah lagi dengan penghakiman dari lingkungan yang membuat seorang ibu semakin terpuruk. 

Ciri-ciri Ibu Rumah Tangga yang Mengalami Depresi

Ada beberapa ciri-ciri ibu rumah tangga yang mengalami depresi, yaitu:

- Tidak bisa mengontrol emosi

- Pola tidur terganggu

- Kecanduan Media Sosial

- Sakit Punggung Bawah

- Kehilangan ketertarikan pada lingkungan dan pasangan

Apabila seorang ibu mengalami ciri-ciri di atas, ada baiknya untuk berkomunikasi dengan suami perihal apa yang dialami dan dirasakan, karena apabila tidak segera ditangani, khawatir akan berdampak semakin buruk bagi kesehatan fisik dan mental ibu. 

Menjaga Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga

Beberapa waktu lalu, tepatnya di pertengahan bulan Januari 2023, saya membaca sebuah postingan facebook dari seorang ibu. Tulisan itu diposting November 2022 dan dishare ribuan orang hingga membuat saya penasaran.  Di postingannya yang cukup panjang, ibu itu (sebut saja ibu A) bercerita jika ia adalah seorang ibu rumah tangga dengan 3 orang anak laki-laki yang jaraknya berdekatan. Ia juga memiliki usaha sampingan jualan online dan tak punya ART.

Ibu A mengungkapkan jika setiap harinya jadwalnya tak menentu, pekerjaan rumah 24 jam nonstop tanpa henti, dan ia harus menghadapi 3 anak yang memiliki karakter yang berbeda-beda pula. Ia bercerita jika ia tak pernah me time, kalaupun ada waktu keluar rumah, ia pun harus tetap membawa serta anaknya.

Situasi yang suntuk, lelah, dan penuh emosi diabaikannya karena ia ingin membahagiakan orang-orang di sekitarnya, ia pun lupa makan dan lupa membahagiakan dirinya sendiri, hingga ia mengalami hipertensi yang akhirnya terjadi komplikasi di jantung dan ginjalnya. Selama berbulan-bulan ia harus mengonsumsi obat dan menjadi pejuang jarum suntik, bahkan saat pertama kali di bawa ke rumah sakit, ia langsung dilarikan ke ruang HCU. 

Di akhir tulisannya, ibu A menyampaikan pesan jika seorang ibu juga memiliki hak atas tubuhnya sendiri, seorang ibu juga boleh membahagiakan orang yang disayang tapi jangan pernah lupa untuk membahagiakan diri sendiri. 

Hingga kemudian saat saya scroll komentar, jantung saya mencelos seketika, karena barulah saya tahu jika ibu A sudah berpulang ke Rahmatullah di bulan Januari 2023, 2 bulan setelah ia membagikan kisahnya. Allahummaghfirlaha warhamha waafiha wa’fuanha. 

Air mata saya menggenang membaca kisahnya, apalagi ketika membaca banyak komentar dari banyak ibu rumah tangga yang mengalami hal serupa, di mana mereka mengalami kelelahan dan kurang waktu untuk membahagiakan dirinya sendiri. 

Bagaimanapun, banyak ibu rumah tangga di dunia ini yang terlihat baik-baik saja, namun sejatinya ada rasa kosong yang menghinggapinya. Bukan berarti seorang ibu rumah tangga tidak bahagia dengan keluarga dan kehadiran anak-anaknya, namun ibu juga manusia biasa yang membutuhkan jeda untuk dirinya.

Untuk menjaga kesehatan mental, para ibu rumah tangga perlu jujur pada diri sendiri tentang kondisi tubuh dan mentalnya.  Maka beberapa hal ini perlu untuk dilakukan. 

1. Me Time

Me Time untuk ibu rumah tangga perlu dilakukan meski hanya sebentar, entah itu menekuni hobi, pergi ke salon, atau sekadar menikmati mie rebus dengan kuah pedas  ketika anak-anak sedang tidur. Ibu perlu rehat sejenak, perlu mengambil jeda agar semua baik-baik saja. 

2. It’s Okay Not To Be Okay


Ibu rumah tangga perlu memahami bahwa tak semuanya harus berjalan sempurna, tidak apa-apa jika harus istirahat sejenak. Tidak apa-apa jika rumah berantakan, tidak apa-apa jika memang cucian bertumpuk dan membawanya ke laundry, tidak apa-apa jika tak sempat masak dan harus membeli makanan ke warung. Tidak apa-apa jika ingin menangis, tidak apa-apa jika harus jujur bahwa tubuh dalam kondisi lelah, sungguh, tidak apa-apa jika memang merasa sedang tidak baik-baik saja. Tidak apa-apa jika memang seorang ibu butuh bantuan dan itu bukan dosa.

3. Konsultasi ke Psikolog Profesional

Apabila ibu merasa stres berkepanjangan dan tidak bisa menanganinya sendiri, segera pergi ke psikolog, apalagi saat ini psikolog bisa ditanggung oleh BPJS. Konsultasi dengan profesional adalah salah satu ikhtiar untuk membuat ibu menjaga kesehatan mentalnya.  

Tak banyak ibu yang bisa mendapatkan support system dari lingkungan terdekatnya, apalagi jika lingkungan sekitarnya masih tak acuh perihal kesehatan mental ibu rumah tangga dan hanya mengatakan jika seorang ibu itu harus sabar dan ikhlas namun tak peduli dengan rasa stres dan depresi yang dialami ibu. 

Maka tidak ada salahnya untuk mencari support system dari komunitas yang paham tentang isu kesehatan mental. Salah satunya yaitu Komunitas Support System dari Dear Senja. Di website Dear Senja dijelaskan bahwa mereka akan mendengarkan apa yang kita rasakan dan juga menyediakan tim profesional untuk berkonsultasi dan memberikan saran. Dan pastinya Dear Senja juga akan menjaga privasi kita. 

Peran Suami untuk Kesehatan Mental Ibu Rumah Tangga 

Kesehatan mental seorang ibu rumah tangga tidak hanya dijaga seorang diri, namun juga oleh pasangan, dalam hal ini oleh suami. Suami adalah sosok terdekat bagi seorang istri, karena itu suami perlu memberikan dukungan terbaiknya. 

1. Membagi Pekerjaan Rumah Tangga

Saya dan suami lebih suka menyebut interaksi suami dan istri di rumah tangga adalah membagi pekerjaan, bukan membantu pekerjaan. Karena apabila menggunakan kata ‘suami membantu’, sama artinya dengan menumpukkan semua pekerjaan rumah tangga sebagai beban istri, dan suami hanya membantu sekadarnya. 

Padahal, pekerjaan rumah tangga harusnya menjadi tugas bersama suami dan istri, karena rumah itu ditinggali bersama. Saya sendiri bersyukur memiliki suami yang suportif dan tidak abai pada pekerjaan rumah tangga. Meskipun bekerja di kampus sebagai dosen, namun ketika di rumah, posisinya adalah sebagai suami dan ayah yang mau ikut memasak, beres-beres rumah, mencuci baju, mencuci piring juga menjaga anak. 

Jadi, untuk para bapak dan suami. Ingatlah untuk tidak membebankan semua urusan rumah tangga pada istri, namun harus dikerjakan bersama-sama atau jika memang ada kelebihan rezeki, tidak ada salahnya memperkerjakan asisten rumah tangga.  

2. Memberi Apresiasi

Beberapa waktu lalu, saya menonton film pendek berjudul ‘Maybe Someday Another Day But Not Today’ yang menceritakan tentang kisah seorang istri yang diperlakukan layaknya pembantu di rumahnya sendiri. Lelah dan kerja kerasnya setiap hari di rumah tak pernah dihargai. 

Sang istri lebih sering mendengar kritikan daripada apresiasi dari suaminya. Suaminya pun tak pernah menatap istrinya ketika bicara seolah istrinya adalah orang lain yang tidak penting. 

Sang istri yang ingin bekerja pun tidak diizinkan suaminya, padahal suaminya sendiri tidak bisa menghidupinya dengan layak. Sang istri juga selalu ditentang keinginannya, ia tak memiliki kuasa untuk membeli baju harian untuk di rumah juga tak dipenuhi. Padahal, istri itu butuh diapresiasi, sekadar mendengar ucapan terima kasih saja istri sudah cukup bahagia.   

3. Deep Talk dengan Istri

Jalinan komunikasi antara suami dan istri sangat penting. Coba dengarkan cerita istri, keluh kesah istri, tangisan istri, dan jangan lupa untuk memeluknya. Cari tahulah, apakah istri bahagia? Apakah istri baik-baik saja? Jangan sampai istri memendam bom waktu karena rasa lelah dan sedih yang menderanya. 

Tempo hari, viral kompilasi video Arie Keriting yang sering bertanya pada istrinya Indah Permatasari, “Kamu happy nggak?”. Hal ini membuat banyak netizen kagum karena melihat Arie Keriting sangat berusaha untuk membahagiakan istrinya. Sedangkan di kolom reply banyak netizen yang curcol jika tak pernah ditanya oleh pasangannya tentang keadaan dirinya. 

Hal ini tentunya perlu diperhatikan oleh para suami, karena banyak ibu yang pura-pura tersenyum bahagia padahal hatinya sebenarnya terluka. Maka dari itu, suami harus sesering mungkin mengobrol dan deep talk dengan pasangan. Apabila merasa bingung harus ngobrol apa, bisa kok mencontoh pertanyaan saat deep talk dengan pasangan di salah satu artikel yang ada di blog Dear Senja

Menjadi Ibu Rumah Tangga memang pilihan, namun tentunya kita juga bisa memilih untuk menjadi ibu rumah tangga yang bahagia dengan terus menjaga kesehatan mental, karena ibu yang bahagia adalah syarat utama mewujudkan anak-anak dan keluarga yang bahagia juga. 

*Artikel ini diikutsertakan dalam #DearSenjaBlogCompetition 


Referensi:

1. https://www.merdeka.com/sehat/ibu-rumah-tangga-lebih-rentan-depresi.html

2. https://www.halodoc.com/artikel/kenali-ciri-ciri-depresi-pada-ibu-rumah-tangga

3. Ilustrasi pribadi didukung aplikasi canva. 


Media Sosial Penulis:

Telegram: Richa Miskiyya

Instagram: @richamiskiyya

Tiktok: @wisatakata88 


Read More

BLACKMORES PREGNANCY & BREAST-FEEDING GOLD PENDUKUNG NUTRISI TERBAIK UNTUK IBU HAMIL DAN MENYUSUI

Kamis, Juni 23, 2022

Kehamilan adalah suatu momen yang berharga bagi banyak ibu, termasuk juga saya. Setelah mengambil jarak selama 4,5 tahun setelah kelahiran anak pertama, saya dan suami akhirnya memutuskan untuk melaksanakan program hamil anak kedua.


Blackmores pregnancy and breast feeding

Kami memang sengaja untuk memberi jarak sekian tahun, karena bagi kami sebagai orang tua, masa-masa kehamilan dan menyusui itu tidaklah mudah. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan terutama di masa 1.000 hari pertama kehidupan sejak anak dalam kandungan. Apa saja yang kami persiapkan demi menyambut hadirnya anak kedua? 

1. Mental

Tak hanya saya yang menyiapkan mental, tetapi juga suami. Kami banyak berdiskusi apakah kami sudah benar-benar siap memiliki anak lagi? Apalagi ketika saya akan program hamil anak kedua masih dalam masa pandemi. Ditambah lagi, saya dan suami sudah hidup terpisah dari orang tua, tidak seperti ketika anak pertama, dimana saya dan suami masih tinggal bersama orang tua saya sehingga kami masih dapat bantuan untuk mengasuh anak. 

Selain mental kami sebagai orang tua, kami juga menyiapkan mental si sulung. Apakah ia sudah siap memiliki adik? Bagaimana mencegah munculnya kecemburuan di dirinya saat adiknya sudah lahir? 

Selain itu, si kakak sudah mulai sekolah, apa saya sanggup mengasuh dua orang anak dengan kebutuhan yang berbeda saat suami pergi bekerja? Apa saja pekerjaan rumah yang bisa ditangani suami saat saya sibuk menyusui? Hal itu saya dan suami diskusikan hampir setiap hari agar bisa mendapatkan solusi terbaik, sehingga jika ada masalah yang muncul di kemudian hari, kami bisa lebih siap menghadapinya. 

2. Kesehatan Fisik dan Rahim

Selain kesehatan mental, saya juga menyiapkan kesehatan fisik dan rahim sebaik mungkin. Sebelum program hamil yang kedua, saya melakukan tes TORCH untuk mempersiapkan kehamilan sebaik mungkin, karena tumbuh kembang si kecil berawal dari Bunda yang sehat  

Saat kehamilan pertama, saya masih minim pengetahuan sehingga tidak melakukan tes TORCH, namun setelah memiliki anak dan banyak membaca buku dan artikel parenting, saya akhirnya tahu bahwa tes TORCH menjadi tindakan preventif yang penting agar kehamilan bisa berjalan sehat dan lancar.

3. Finansial

Tak bisa dipungkiri bahwa finansial juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses kehamilan, melahirkan dan menyusui yang lancar, aman dan nyaman. Saya dan suami pun berhitung tentang kesiapan finansial kami, seperti budget untuk pergi ke dokter obgyn, budget untuk vitamin, budget untuk persiapan melahirkan, juga budget ketika si kecil sudah lahir nantinya. 

Belajar dari Pengalaman di Kehamilan Pertama

Sebagai seorang ibu yang pernah hamil dan melahirkan anak pertama, tentunya saya memiliki pengalaman tambahan. Jujur saya akui, di kehamilan pertama saya masih minim pengalaman dan pengetahuan tentang menjadi seorang ibu, sehingga saya gagap saat menghadapi banyak masalah ketika anak pertama lahir. 

Saya melahirkan anak pertama dengan cara SC, karena kurang bisa menahan sakit, saat itu saya meminum obat pereda nyeri dari apotek tanpa tahu apa efek sampingnya. Hingga kemudian karena obat-obatan pereda nyeri yang saya minum tersebut, ASI saya seret dan berakibat pada pertumbuhan si kakak yang terganggu. 

Kurva pertumbuhan si kakak beberapa bulan sempat stagnan dan tidak mengalami kenaikan berat badan. Tubuhnya pun perawakannya cenderung kecil dibandingkan usianya, dan yang paling membuat saya terpukul adalah motorik kasarnya mengalami keterlambatan, bahkan di usia 10 bulan, ia belum bisa duduk sama sekali hingga saya harus membawanya terapi berkali-kali. 

Maka dari itu, di kehamilan kedua, saya benar-benar tak mau mengulangi kesalahan yang sama. Saya benar-benar mempersiapkan kehamilan sebaik mungkin, dan hanya mengkonsumsi vitamin kehamilan dan menyusui yang terpercaya.

Di kehamilan kedua, saya memang sempat mengalami ketakutan perihal menyusui, bagaimana kalau ASI saya seret lagi? Makanya, saya mulai berselancar di internet untuk mencari tahu tentang suplemen kesehatan apa yang bagus untuk ibu hamil dan menyusui. 

Hingga suatu hari, saya melihat teman saya yang juga sedang hamil posting tentang suplemen kesehatan yang ia minum dan sangat ia rekomendasikan. Suplemen kesehatan itu bernama ‘BLACKMORES PREGNANCY & BREAST-FEEDING GOLD’. Karena penasaran dengan suplemen tersebut, saya pun mulai mencari tahu tentang apa saja kandungannya dan manfaatnya, hingga akhirnya saya memantapkan diri untuk membelinya di apotek dan mengkonsumsinya.       

Kenapa Memilih Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold?  

1. Blackmores Terpercaya Sejak 1932

Blackmores merupakan merek suplemen nomor 1 di Australia yang sudah dipercaya lebih dari 85 tahun, tepatnya sejak tahun 1932. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri Blackmores Ltd Australia menjalin joint venture dengan PT. Kalbe Farma Tbk dan membentuk perusahaan dengan nama Kalbe Blackmores Nutrition (KBN).

Melihat sepak terjang Blackmores selama puluhan tahun di bidang kesehatan, juga nama besar Kalbe Farma di Indonesia, membuat saya semakin yakin bahwa saya tidak salah pilih suplemen kesehatan untuk masa kehamilan dan menyusui saya. 

2. Suplemen Paket Komplet

Saat hamil, tentunya kita perlu menjaga kondisi tubuh serta janin di dalam kandungan. Apalagi kebutuhan asupan vitamin yang harus dikonsumsi selama masa kehamilan cukup banyak, tak hanya asam folat, namun ibu hamil juga butuh mengkonsumsi kalsium, zat besi dan beragam kebutuhan vitamin lainnya. 

Bayangkan betapa melelahkannya jika harus mengkonsumsi beberapa butir vitamin dalam sekali minum demi terpenuhinya asupan nutrisi untuk ibu dan janin. Untungnya saya menemukan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding Gold yang tak hanya tinggi DHA, tapi juga mengandung asam folat dan 17 nutrisi essensial untuk perkembangan janin. Sehingga mengkonsumsi vitamin selama kehamilan terasa lebih nyaman. 

Blackmores Menemani Masa MengASIhi

Paket komplet lain dari Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold ini tak hanya bisa menjadi sahabat di kala hamil saja, namun juga menemani dan melengkapi asupan nutrisi saat menyusui. 

Jadi tak perlu repot berganti multivitamin setelah melahirkan, karena ada Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang juga akan membantu menjaga kualitas ASI selama masa menyusui.  Blackmores Always Does More.

Saya mengonsumsi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold sejak masa hamil hingga menyusui. Alhamdulillah kualitas ASI saya terjaga dan kurva pertumbuhan si kecil pun selalu dalam garis hijau, tidak ada lagi cerita si kecil kelaparan karena ASI saya sedikit seperti yang terjadi di kehamilan pertama. 

Tidak hanya itu saja, kecerdasan dan kemampuan motoriknya juga sesuai dengan usianya, bahkan di usianya yang ke-9 bulan ini, dia sudah mulai belajar berjalan. 

3. Bersertifikat Halal

Sebagai seseorang yang tumbuh dalam keluarga religius, saya selalu diajarkan bahwa untuk menumbuhkan anak yang soleh dan cerdas, salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan memberikan makanan yang halal, termasuk sejak ia berada di dalam kandungan. 

Blackmores Halal
Kapsul Lunak Blackmores Halal

Alhamdulillah, saya bisa tenang dan nyaman saat mengkonsumsi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold karena sudah melalui 3 tahap Blackmores Indonesia Halal Assurance System (BIHAS), yaitu Halal MUI, Halal Australia, serta memiliki hasil tes DNA untuk memastikan tidak adanya kontaminasi DNA babi (porcine). Benar-benar memenuhi prinsip kehatia-hatian.

4. Terjaga Kualitasnya

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold menggunakan kemasan botol kaca berwarna kuning pekat dalam pengemasan produknya. Penggunaan kemasan botol kaca ini bukanlah tanpa alasan, hal ini karena kaca adalah penghalang oksigen terbaik, selain itu botol kaca yang berwarna kuning juga dapat menghalangi sinar matahari dari luar agar tidak masuk ke dalam botol sehingga produk Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold terjaga kualitasnya. 

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold juga menggunaan sachet silica yang melembabkan sehingga nutrisi dalam botol terjaga. Selain itu, pilihan penggunaan botol kaca ini juga menjadi komitmen Blackmores untuk mendukung penghematan energi serta meminimalkan dampak pada lingkungan karena bisa didaur ulang. 

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold dan 1000 Hari Pertama Kehidupan

Masa 1000 hari pertama kehidupan  merupakan saat terpenting dalam hidup seseorang. Pada periode ini disebut juga periode emas atau window of opportunity. Periode 1000 hari pertama kehidupan ini terbagi dalam 270 hari kehamilan dan 730 hari kehidupan pertama bayi setelah dilahirkan. 

Status gizi dan kesehatan ibu di masa kehamilan dan menyusui merupakan periode yang sangat penting, di mana akibat yang timbul pada bayi pada masa tersebut akan bersifat permanen dan tidak bisa dikoreksi. Hal ini tentunya berakibat tidak hanya pada pertumbuhan fisik saja, namun juga perkembangan mental serta kecerdasannya.  

Menurut penelitian para ahli, ada sekitar 50 zat yang mempengaruhi fungsi otak dipengaruhi asupan makanan serta mikronutrien pada 1000 hari pertama kehidupan. 

Nah, akan tetapi sayangnya asupan mikronutrien ini sering terlupakan, hal ini karena 70% total kalori yang dikonsumsi ibu hami dan menyusui di Indonesia ialah karbohidrat. Padahal asupan makronutrien dan mikronutrien haruslah seimbang. 

Blackmores mencukupi nutrisi 1000 hari pertama kehidupan

Mikronutrien sendiri merupakan nutrisi berupa vitamin serta mineral seperti A, D, E, C, rangkaian vitamin B, asam folat, zat besi, yodium, serta masih banyak lagi. Asupan mikronutrien ini harus dipenuhi agar janin bisa berkembang secara optimal dan menghindari risiko efek jangka panjang yang tidak bisa diubah. 

Lalu, bagaimana cara mencukupi nutrisi mikronutrien tersebut? Apakah ibu hamil dan menyusui harus mengkonsumsi banyak banget vitamin? Nah, untungnya, sekarang ada suplemen paket komplet ‘Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold’ yang mengandung beragam nutrisi esensial yang dibutuhkan ibu hamil dan menyusui. Apa aja sih kandungan nutrisi dalam setiap kapsul lunak Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold?

Beragam kandungan blackmores
Kandungan Blackmores

- Asam Folat

Asam folat memiliki peranan yang sangat penting bagi ibu hamil. Selain mencegah keguguran, asam folat juga mengurangi risiko gangguan kehamilan seperti prematur dan gangguan pertumbuhan janin. 

Asam folat juga bermanfaat mencegah cacat pada tabung saraf yang dapat menyebabkan bayi lahir tidak normal, mencegah kelainan otak dan saraf tulang belakang anak. 

Sedangkan untuk ibu hamil, manfaat dari asam folat ini adalah bisa mengurangi risiko preeklamsia, mencegah penyakit jantung, stroke, kanker, serta gejala alzheimer. Ibu hamil yang mendapatkan asupan asam folat yang cukup juga bisa bermanfaat dalam pembentukan plasenta yang baik sehingga aliran darah, nutrisi, serta oksigen dari ibu ke janin bisa lancar. 

- Kalsium

Selama kehamilan, para ibu membutuhkan kalsium lebih banyak, hal ini karena kalsium di tubuh ibu juga diserap oleh janin untuk pembentukan tulang serta gigi. Selain itu, kalsium juga menjadi nutrisi penting bagi otot, saraf, hormon janin serta jantung. 

Menurut studi yang diterbitkan Oman Medical Journal tahun 2018, tidak mengonsumsi cukup kalsium ketika hamil bisa menyebabkan kelahiran prematur, tekanan darah tinggi selama hamil, barat badan bayi lahir rendah (BBLR), kesemutan dan mati rasa pada jari, serta janin tidak mendapat cukup kalsium untuk tulang. 

- Zinc

Zinc merupakan mineral penting yang dibutuhkan ibu hamil karena berperan dalam perkembangan janin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menyatakan bahwa ibu hamil yang kekurangan zinc bisa membahayakan perkembangan bayi serta menyebabkan kelahiran yang buruk. 

Asupan zinc pada ibu hamil lebih tinggi apabila dibandingkan dengan perempuan yang tidak sedang mengandung, hal ini karena bayi yang sedang berkembang dalam janin menggunakan zinc untuk mengubah protein menjadi pertumbuhan otot serta jaringan. 

- Vitamin D3 200 IU (New Formula)

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold kini memiliki new formula dengan kandungan vitamin D3 200 IU. Vitamin D3 sendiri menjadi salah satu nutrisi esensial bagi ibu hamil karena bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi janin, mendukung fungsi organ tubuh, mencegah preeklamsia, mencegah diabetes, mencegah kelahiran prematur, serta mencegah berat badan bayi lahir rendah (BBLR).  

Blackmores Vitamin D3 200 IU

Dalam penelitian di jurnal Women’s Helath diketahui bahwa ada hubungan antara berat badan bayi saat lahir dengan asupan vitamin D selama kehamilan. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa setiap ibu hamil mengonsumsi 40 IU vitamin D maka janin akan mengalami peningkatan berat badan sebanyak 11 gram. 

- Minyak Ikan

Minyak ikan merupakan sumber DHA. DHA sendiri memiliki manfaat dalam perkembangan mata janin. otak janin serta merangsang kecerdasan hingga setelah lahir nantinya. DHA juga mampu memberikan hasil yang positif selama masa kehamilan seperti mencegah kelahiran prematur, menurunkan risiko berat badan bayi lahir rendah, juga mendukung perkembangan jangka panjang anak. 

- Beragam Vitamin dan Mineral Lainnya

Selain mengandung asam folat, kalsium, zinc, serta vitamin D3 200 IU, Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold new formula juga mengandung betacarotene, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, magnesium, yodium, dan niasin. 

Aturan minum Blackmores

Itulah beragam kandungan vitamin dan mineral dalam Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui. Untuk mencukupi semua kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh, ibu hamil dan menyusui perlu mengonsumsi 2 kapsul lunak Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold setiap hari setelah makan atau sesuai petunjuk dokter. Kapsul lunak Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold ini tidaklah berbau sehingga nyaman ketika dikonsumsi.

Blackmores Peduli Nutrisi Bunda

Setiap ibu maupun calon ibu tentunya memiliki harapan anak-anaknya akan tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan ceria sehingga segala persiapan gizinya perlu diperhatikan terlebih pada 1000 hari pertama kehidupan. 

Akan tetapi, masih banyak ibu maupun calon ibu yang belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisinya selama hamil, hal ini bisa karena minimnya informasi yang dimiliki ibu tentang kebutuhan nutrisi untuk tubuhnya, atau juga masalah ekonomi yang membuat para ibu tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh dan janin dalam kandungannya. 

Di Indonesia sendiri, masih banyak ibu yang kebutuhan nutrisinya selama kehamilan tidak tercapai, 4 dari 5 wanita di Indonesia kekurangan asam folat saat masa kehamilan, tidak hanya itu saja, karena ternyata 21%wanita hamil tidak mengkonsumsi ikan selama kehamilan dan 75% wanita hamil hanya mengonsumsi ikan kurang dari 115 gram selama seminggu. Padahal ikan merupakan sumber DHA yang penting bagi perkembangan janin. 

Melihat pentingnya asupan nutrisi pada masa kehamilan, Blackmores bersama FoodCycle Indonesia dan Yayasan Gita Pertiwi melakukan kolaborasi dengan menghadirkan Program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda.

Hadirnya program ini bertujuan untuk mendukung ibu hamil dan menyusui dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu dan si kecil, khususnya di Kota Solo. Kerjasama yang dilakukan adalah dengan pemberian suplemen Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold sebanyak 12.000 botol kepada 2.000 ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu di Kota Solo.  

Blackmores Peduli Nutrisi Bunda
Blackmores Peduli Nutrisi Bunda

Pemilihan Kota Solo dalam program ini salah satunya dikarenakan berdasarkan rilisan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020, masih terdapat 17,59% kasus bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Kota Solo, yang mana prosentase tersebut tergolong tinggi. 

Kasus BBLR sendiri kerap kali disebabkan minimnya asupan mikronutrien ibu hamil, salah satunya DHA. Menurut Selvi Ananda Gibran, Ketua TP PKK Kota Surakarta, selain kasus BBLR, kasus stunting di Kota Surakarta juga masih tergolong tinggi. Oleh sebab itu, program Blackmores Peduli Nutrisi Bunda yang berjalan sejak April lalu hingga September mendatang ini ini diharapkan bisa mengantisipasi terjadinya BBLR dan stunting lewat pemberian suplemen. 

Yuk, penuhi nutrisi selama masa kehamilan dan menyusui dengan mengonsumi Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold, sehingga kebutuhan nutrisi di 1000 hari pertama kehidupan si kecil bisa terpenuhi sebagai awal untuk mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. 

Jangan lupa juga follow akun instagram @blackmoresid untuk mengetahui informasi penting tentang kesehatan dan suplemen Blackmores. (*)

 


Read More

Bidan Desa, Ujung Tombak Pelaksanaan Imunisasi di Masa Pandemi

Minggu, April 17, 2022

Jam di dinding menunjukkan pukul 2 dini hari, saya menempelkan kembali ujung termometer ke ketiak Ayya, anak sulung saya yang kala itu masih berusia 10 bulan. Tak lama, terdengar bunyi ‘bip bip’ dari termometer, tanda jika waktu pengkuran telah selesai. Saya menghela napas lega ketika melihat suhu di layar digital termometer menunjukkan angka 37 derajat celcius. 

Sejak resmi menjadi seorang ibu 5 tahun lalu, barulah saya paham bagaimana pedihnya hati seorang ibu ketika melihat anak terbaring sakit, meski itu hanya demam flu biasa. Menurut kajian para dokter, flu dan demam memang biasa menjangkiti bayi di tahun pertama hidupnya, bahkan dalam 1 tahun bayi bisa mengalami 6-8 kali flu dan demam. Meski begitu, tetap saja hati seorang ibu tidaklah tenang. 

Imunisasi Bidan

Kesehatan anak memang harus menjadi perhatian utama bagi para orangtua, terlebih lagi di 1.000 hari pertama usianya. Selain pemberian makanan bergizi dan seimbang, pemberian #imunisasi juga harus dilaksanakan agar si kecil dapat tumbuh optimal sekarang hingga nanti.

Imunisasi di Indonesia

Imunisasi merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar penyakit tersebut, maka seseorang yang sudah diimunisasi tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan saja (Kemenkes, 2017).

Manfaat Imunisasi
Manfaat Imunisasi

Sebagaimana dilansir dari website kemkes.go.id, Plt. Dir. Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, dr. Prima Yosephine menyampaikan bahwa imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.

Berikut ini adalah imunisasi dasar lengkap yang harus diberikan pada bayi sebelum usia 1 tahun, yaitu Hepatitis B (1 kali), BCG (1 kali), Polio (4 kali), DPT-HB (3 kali), dan Campak (1 kali). Selain imunisasi dasar lengkap, ada juga imunisasi tambahan seperti PCV, Rotavirus, Influenza, MR, JE, Varicella, Hepatitis A.  

Imunisasi Dasar
Jadwal Imunisasi Dasar

Berdasarkan Laporan Kinerja Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2020, pemberian imunisasi tidak hanya memberikan kekebalan spesifik individu yang bersangkutan, namun juga akan membentuk kekebalan kelompok atau biasa disebut dengan herd immunity

Kekebalan kelompok di suatu daerah (kabupaten/kota) dapat terbentuk apabila imunisasi sudah terlaksana secara merata. Indikator yang digunakan untuk mengukur hal tersebut adalah cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi adalah minimal 80% sasaran bayi yang ada di daerah tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. 

Indikator presentase kabupaten/kota yang mencapai 80% imunisasi dasar lengkap anak usia 0-11 bulan adalah indikator seberapa besar tingkat herd immunity di setiap kabupaten/kota. Apabila 80% sasaran bayi sudah mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap, maka 20% sasaran bayi lainnya di daerah tersebut juga turut terlindungi.

Target dan Capaian Imunisasi Indonesia

Berdasar laporan subdit imunisasi tahun 2020 yang tersedia di laman website p2p.kemenkes.go.id, presentase kab/kota yang yang mencapai 80% IDL mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2018 dan 2019, hal ini bisa dilihat dari tabel berikut ini, dimana Tahun 2018 capaian 80% IDL adalah 72,8% (Target 90%), Tahun 2019 mencapai 73,5% (Target 95%), dan Tahun 2020 mengalami penurunan cukup signifikan dengan hanya mencapai 32,7% (Target 79,3%).

Imunisasi di Kabupaten Grobogan

Saat ini saya tinggal di Desa Gubug, Kabupaten Grobogan. Salah satu Kabupaten di Indonesia yang mana tahun 2020 dan tahun 2021 capaian imunisasinya lebih dari 80%. 

Berdasarkan data dari BP3AKB Grobogan Seksi Surveilans, Imunisasi dan KLB. Tahun 2020 jumlah bayi yang menerima imunisasi dasar lengkap adalah 21.330 bayi (107,7%), sedangkan di Tahun 2021 ada 17.103 bayi (92,3%). 

Hasil Imunisasi Dasar Lengkap
Imunisasi Dasar Lengkap Puskesmas Gubug 1

Meski secara presentase mengalami penurunan, namun hasil yang didapatkan terbilang masih baik karena sudah mencapai presentase 80%. Bahkan, di wilayah tempat tinggal saya, tepatnya area Puskesmas Gubug 1, Desa Gubug, Kab. Grobogan, mengalami peningkatan capaian Imunisasi Dasar Lengkap Tahun 2020 dan 2021. Untuk Tahun 2020 presentasenya 101, 6%, sedangkan Tahun 2021 presentasenya 104,0%.

Langkah Taktis Bidan Desa

Menurut pengamatan saya, para ibu di desa saya sudah memiliki kesadaran yang baik tentang pentingnya imunisasi untuk anak. Setiap saya membawa anak-anak untuk imunisasi, pasti ada antrean panjang para ibu yang sedang membawa anaknya untuk imunisasi. Bahkan, saya bisa mengantre hingga 2 jam lamanya agar bisa mendapat giliran untuk imunisasi. 

Kesadaran para ibu akan pentingnya imunisasi ini tentunya berkaitan erat dengan keberadaan para bidan desa yang rutin memberikan informasi tentang pentingnya imunisasi dan informasi kesehatan lainnya untuk ibu dan bayi, termasuk juga di masa pandemi ini. 

Pentingnya Komunikasi untuk Penyebaran Informasi

Salah satu yang sangat saya rasakan perbedaannya ketika membawa anak pertama saya imunisasi 5 tahun lalu, dan anak kedua saya yang baru berusia 6 bulan adalah informasi kesehatan dari Bidan Desa. 

Lima tahun lalu, informasi baik itu tentang kesehatan kandungan, persalinan, pasca persalinan dan imunisasi sangatlah minim. Saat itu saya masih mencari-cari sendiri tentang informasi layanan imunisasi. Bahkan, saat itu saya tidak tahu tanggal pelaksanaan posyandu di tempat saya. Akhirnya imunisasi bagi anak kami yang pertama lebih banyak kami lakukan mandiri dengan biaya sendiri. Padahal, imunisasi sebenarnya bisa didapatkan secara gratis dari puskesmas atau posyandu. 

Jembatan Komunikasi di Masa Pandemi

Kesulitan informasi seperti ini, saya yakini tidak hanya dialami oleh saya, namun juga banyak ibu baru lainnya. Saat itu, saya seperti orang asing yang baru masuk ke sebuah kota baru, dimana di kota itu tak ada papan petunjuk arah ke mana saya harus pergi.

Namun, saya merasa lebih beruntung di kehamilan kedua saya. Bidan Desa yang baru, Bidan Hilmi S. Amd.Keb berinisiatif membuat grup whatsapp untuk mengakomodir dan memudahkan pemberian informasi kepada para Ibu. Apalagi di masa pandemi, keberadaan grup whatsapp ini sangatlah berguna, karena selain bisa mengurangi intensitas tatap muka, juga bisa menyampaikan semua infromasi kesehatan lebih optimal meskipun dari jarak jauh. 

“Pembentukan grup whatsapp untuk ibu hamil dan ibu balita adalah inisiatif saya sendiri, karena untuk memudahkan saya dalam menyampaikan informasi tentang posyandu, imunisasi dan informasi penting lainnya,” tutur Bidan Hilmi.  

Ada 2 grup untuk ibu yang dibuat oleh Bidan Hilmi, yang pertama adalah Grup Whatsapp untuk Ibu Hamil, dan yang kedua adalah Grup Whatsapp untuk Ibu yang memiliki Balita.

Grup Whatsapp untuk Ibu Hamil beranggotakan para ibu seluruh desa yang sedang mengandung, di grup tersebut diberikan informasi tentang materi-materi yang mendukung kesehatan ibu hamil, termasuk sharing video tata cara pijat oksitosin. 

Sedangkan grup yang kedua adalah grup untuk ibu balita yang beranggotakan ibu-ibu yang sudah melahirkan dan harus  membawa bayinya imunisasi. 

Keberadaan grup whatsapp ini benar-benar memberikan kemudahan bagi para ibu yang ingin memberikan imunisasi pada bayinya. Bidan Desa biasanya akan memberikan informasi mengenai tanggal berapa akan dilaksanakan imunisasi. Pelaksanaannya dibagi ke dalam beberapa RW sehingga diharapkan tidak akan menimbulkan kerumunan di masa pandemi. 

Selain kemudahan informasi, adanya grup whatsapp ini juga memberikan kemudahan untuk memetakan prioritas penerima imunisasi, khususnya di masa pandemi ini. Pada masa pandemi, di tempat kami sempat terjadi kelangkaan vaksin dasar, seperti DPT. Maka untuk mengatasinya, Bidan Hilmi memprioritaskan bayi dengan usia lebih tua untuk mendapatkan imunisasi. 

Biasanya jelang waktu imunisasi, para ibu harus mengisi list nama, usia, serta imunisasi terakhir yang diterima, sehingga bisa terlihat mana bayi yang lebih butuh untuk diimunisasi.

“Misalnya, kalo ada stok vaksin sedikit, maka saya akan mendahulukan bayi yang usianya sudah mendekati 24 bulan.dan belum vaksin DPT 3,” jelas Bidan Hilmi. 

Imunisasi Tepat Waktu, Untuk Sehat Kini dan Nanti

Apa yang dilakukan Bidan Hilmi untuk mendahulukan bayi dengan usia yang lebih tua untuk mendapatkan imunisasi ini tentunya sejalan dengan tujuan untuk mencapai kadar perlindungan untuk anak sehingga pemberian imunisasi harus sesuai jadwal yang ditentukan, baik itu untuk imunisasi dasar, maupun imunisasi ulangan. 

Meski harus berfokus dengan pemberian vaksin #Covid-19 juga, namun vaksin atau imunisasi dasar lengkap dan lanjutan untuk bayi tidak boleh dilupakan, karena dengan imunisasi, kita akan sehat kini dan nanti.(*) 

Sumber:

- Laporan Subdit Imunisasi 2020

- Laporan BP3AKB Kab. Grobogan 2021

- Laporan Kinerja Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2020

- Website kemkes.go.id

- Website p2p.kemkes.go.id




Read More

Mencari Obat untuk Selangkangan yang Gatal? Yuk Cek SehatQ

Kamis, September 09, 2021

Selangkangan adalah salah satu bagian tubuh yang terbilang tersembunyi, oleh karena itu tak sedikit orang yang mengabaikan bagian tubuh ini, sehingga gatal di bagian selangkangan pun menjadi akibatnya.

Mengatasi Gatal di Selangkangan (Sumber: Stocksnap/Pixabay)


Mengalami gatal di bagian selangkangan tentunya sangatlah merepotkan, apalagi jika ingin menggaruknya tentunya tidaklah nyaman, apalagi jika sedang berada di tempat umum. Maka dari itu, meskipun tidak terlihat karena tertutup oleh pakaian, kebersihan selangkangan tetaplah harus dijaga.

Lalu, apa saja penyebab dari rasa gatal yang muncul di bagian selangkangan?

1.      Kebersihan yang Tidak Terjaga

Tidak bersihnya bagian tubuh, dalam hal ini selangkangan adalah penyebab munculnya rasa gatal. Bagian selangkangan terbilang lebih cepat lembab dan berkeringat karena ia adalah bagian tubuh yang selalu tertutup. Termasuk juga adanya rambut kemaluan, kemudian aktivitas pembersihan pasca BAB atau BAK yang kurang bersih atau tidak dikeringkan terlebih dahulu sebelum mengenakan celana atau pakaian membuat kuman cepat berkembang di selangkangan.

    2.      Iritasi

Iritasi juga bisa menjadi penyebab rasa gatal di bagian selangkangan. Kenapa bisa muncul iritasi? Biasanya karena adanya gesekan kulit ketika sedang berjalan atau berlari, kemudian bisa juga terjadi karena gesekan pada celana yang terlalu ketat.

Rasa tidak nyaman tersebut membuat kita ingin selalu menggaruknya hingga akhirnya muncul iritasi dan ruam. Ditambah lagi jika cuaca sedang panas dan menimbulkan keringat berlebih, tentunya iritasi akan semakin parah.

    3.      Jamur

Rasa gatal juga bisa disebabkan karena berkembangbiaknya jamur di area selangkangan yang lembab. Jamur yang berkembang di selangkangan ini memang tidak berbahaya, namun akan menyebabkan gatal dan infeksi yang tentunya akan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Jamur yang muncul di selangkangan sering disebut kurap dan biasanya bisa merembet hingga area bokong dan paha bagian dalam. Kurap pada bagian selangkangan ini bisa menular apabila terjadi kontak langsung antara penderita dengan orang lain. Selain itu bisa juga tertular lewat handuk yang digunakan bergantian. Oleh sebab itu, jangan gunakan handuk beramai-ramai karena bisa menjadi sarana penularan penyakit kulit.

    4.      Kutu Kemaluan

Kutu serta kudis yang muncul juga bisa menyebabkan gatal di selangkangan. Apabila terdapat bintik putih kecil di area rambut kemaluan, bisa jadi itu adalah kutu kemaluan. Apabila anda terjangkit kutu kemaluan ini, maka selangkangan akan terasa gatal yang cukup parah, dan biasanya akan semakin terasa gatal ketika malam hari karena kutu menghisap darah manusia.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Salah satunya tentunya dengan segera mengobati gatal di selangkangan ini. Ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengobati selangkangan yang gatal dan ini bisa dibaca di artikel kesehatan di website SehatQ. 

Namun, sebelum memberikan obat gatal selangkangan. Harus diketahui terlebih dulu apa penyebab rasa gatal di selangkangan ini? Karena masing-masing penyebab rasa gatal memiliki obat yang berbeda-beda. 

Ada obat antijamur, salep antibiotik, salep antigatal, salep permethrin, juga ada krim steroid. Obat antijamur sendiri juga terdiri dari beberapa macam, seperti oxiconazole, clotrimazole, dan miconazole. 

Akan tetapi yang perlu diingat, meskipun sudah diberikan salep atau obat apda selangkangan yang gatal. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan bagian selangkangan dan menjaganya untuk tetap kering, salah satunya setelah berolahraga juga setelah BAK dan BAB. Hindari pula menggunakan handuk yang sama untuk beberapa orang karena bisa menjadi penyebab penularan jamur. (*)


Read More

6 Cara Meningkatkan Imun Tubuh Yang Bisa Anda Coba

Rabu, Juli 07, 2021

Yang namanya imun tubuh itu ibarat ‘benteng pertahanan’ yang harus tetap kuat dan terjaga, jika ingin terhindar dari ancaman berbagai macam penyakit. Terutama saat ini pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda akan usai dan anda sudah harus beradaftasi melakukan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan kesehatan.

Kesehatan Dunia (Sumber: Joseph Mucira dari Pixabay):

Nah, dalam tulisan kali ini akan coba memberikan informasi tentang 6 cara meningkatkan imun tubuh sebagai berikut : 

1. Beribadah

Cara meningkatkan imun tubuh yang pertama adalah beribadah. Beribadah merupakan salah satu cara yang ampuh untuk mendapatkan ketenangan jiwa dan pikiran kita. Dengan jiwa dan pikiran yang tenang ini bisa bermanfaat untuk kesehatan, karena bisa menghindari dari stress yang bisa merupakan sumber dari berbagai macam penyakit. Dengan begitu, iman dan imun tubuh anda pun semakin kuat. 

2. Perbanyak Minum Air Putih

Tanpa kita sadari bahwa sebagian besar dari kita sebenarnya seringkali kurang mengkonsumsi air putih setiap harinya. Hal ini tentunya sangat tidak baik bagi tubuh kita, karena air tersebut sangatlah penting bagi tubuh kita. Jika kita kekurangan air setiap harinya maka tubuh kita akan mengalami dehidrasi yang bisa mengganggu kesehatan tubuh kita. Oleh sebab itu, mulai saat ini untuk membiasakan diri minum air putih sebanyak mungkin, minimal 8 gelas perhari.

3. Tidur dan Istirahat Yang Cukup

Cara meningkatkan imun tubuh lainnya adalah dengan tidur serta istirahat yang cukup. Karena tidur serta beristirahat yang cukup itu merupakan salah satu kunci kebiasaan hidup yang sehat. Sebab tubuh kita ini sangat membutuhkan istirahat yang cukup sehingga tubuh kita menjadi bugar kembali dan siap untuk melakukan berbagai aktifitas lagi. Selain itu dengan tidur serta istirahat yang cukup juga bisa mencegah penuaan dini.

4. Olahraga Yang Teratur

Menurut penelitian menunjukkan bahwa dengan berolahraga yang teratur setiap harinya bisa membawa manfaat bagi kesehatan tubuh kita, seperti penurunan berat badan, pembakaran kolesterol, menguatkan jantung, dan lain sebagainya. Namun jika anda tidak ada waktu untuk berolahraga atau pergi ke gym, anda bisa melakukan aktifitas yang ringan sehari-hari sebagai pengganti olahraga seperti jalan-jalan, bersepeda, naik tangga, dan lain sebagainya.

5. Perbanyak Konsumsi Buah

Cara meningkatkan imun tubuh berikutnya adalah dengan cara memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan. Karena buah-buahan ini merupakan makanan yang banyak mengandung vitamin yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.

6. Mengkonsumsi Suplemen Rhea Health Tone

Pada awalnya, suplemen Rhea Health Tone didesain bukan untuk Covid-19, melainkan untuk menjaga kesehatan, seperti menjaga tekanan darah, penyumbatan pembuluh darah, dan mencegah atau mengurangi potensi infeksi kanker dengan me-regulate ACE-2 yang ada sel tubuh.

Real Healt Tone ini diklaim mampu memperkuat reseptor di dalam tubuh yang disebut Angiostensin Converting Enzyme-2 (ACE-2), yakni enzim yang menempel pada permukaan luar (membran) sel-sel sejumlah organ, seperti partu-paru, usus, ginjal, jantung, dan arteri.

ACE-2 sendiri dikenal sebagai ‘pintu masuk’ virus corona SARS-CoV 2 ke tubuh manusia. Pada saat virus corona masuk ke dalam saluran pernapasan, ia akan menempel di ACE-2. Semakin banyak ekspresi ACE-2 di dalam tubuh, maka akan semakin tinggi pula potensi terjadinya kerusakan pada saluran pernapasan. 

Nah, RHT sendiri berepran untuk memperkuat ACE-2 pada tubuh manusia sehingga virus corona penyebabk Covid-19 tidak bisa masuk untuk mendapatkan inang. Hal ini berkat sejumlah kandungan yang ada pada RHT dan khasiatnya masing-masing. 

Ada 6 kandungan yang ada pada RHT, seperti Gardenia jasminoides oleum 1.8 mg, Commiphora myrrha oleum 1.8 mg, Boswellia serrata oleum 1.8 mg, Daucus carota oleum 1.8 mg, Foeniculum vulgarae oleum 1.8 mg, dan Olea europaea oleum (Olive oil) 0.99 ml. 



Read More