Beberapa Cara Mudah, Tepat, Dan Akurat Menghitung Usia Kehamilan

Selasa, Oktober 15, 2019


Ibu Sebelum dan Setelah Melahirkan (dok. pribadi)

Banyaknya para ibu hamil yang mengalami kesulitan ketika akan menghitung usia kehamilannya. Lalu bagaimana cara tepat dan akurat untuk menghitung usia kehamilan. Sekarang ini mereka tidak perlu bingung lagu ketika akan mencari cara menghitung kehamilan ataupun metode menghitung kalender kehamilan yang benar. Karena kami akan memberikan informasi tentang cara mudah, tepat, dan akurat untuk mengetahui usia kehamilan. Terkadang diwaktu tertentu akan berbedanya hasil perhitungan usia kehamilan yang dilakukan oleh para ibu hamil dengan dokter. Hal tersebut dikarenakan para dokter dan bidan ini akan memulai menghitung usia kehamilannya itu mulai dari hari pertama menstruasi yang terakhir atau last menstrual period/LMP berdasarkan penghitungan berdasarkan usia kehamilan yang berbasis kepada kalender kehamilan. 
Menghitung usia kehamilan dan awal kehamilan sejak berakhirnya hari pertama menstruasi karena memang kebanyakan perempuan tidak akan mengetahui dengan pasti kapan mereka berovulasi. Tetapi kebanyakannya mereka mengetahui kapan berakhir masa menstruasinya. Dokter pada umumnya akan menghitung masa kehamilan selama 280 hari untuk mengetahui tanggal jatuh tempo ataupun kapan waktu kelahiran bayi yang dikandung. Jumlah tersebut akan sama dengan usia kehamilan selama 40 minggu. Tetapi tanggal tersebut hanyalah perkiraan saja, dan bayi yang dilahirkan tepat pada tanggal perkiraan tersebut hanyalah sebesar 5 % saja. 
Sebenarnya di zaman modern seperti sekarang ini ada cara mudah, tepat, dan akurat untuk menghitung usia kehamilan yaitu dengan menggunakan kalkulator kehamilan online. Tetapi aplikasi online untuk menghitung usia kehamilan ini hanyalah simulasi, jika mereka tidak berhasil menghitung usia kehamilannya dengan menggunakan aplikasi ini maka adanya beberapa cara lainnya untuk menghitung usia kehamilan dengan mudah, tepat, dan akurat diantaranya yaitu : 
1.    Kapan Haid Terakhir/Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)
Dengan menggunakan cara ini maka akan diketahuinya usia kehamilan cukup bulan 40 minggu atau 280 hari. Tetapi terkadang mereka lupa kapan hari pertama haid terakhir. 
2.    Gerakan Janin
Bagi ibu yang sedang mengalami kehamilan pertama ketika merasakan gerakan janinnya bergerak maka itu berarti jika usia kehamilannya itu telah memasuki 18 hingga 20 minggu. Sedangkan bagi ibu yang sedang menjalani kehamilannya yang kedua atau lebih maka ketika merasakan janinnya bergerak maka kehamilannya itu telah memasuki usia 16 hingga 18 minggu. 
3.    Tinggi Puncak Rahim 
Dokter biasanya akan meraba puncak rahim ataupun Fundus Uteri yang menonjol pada bagian dinding perut dan proses penghitungannya dimulai dari tulang kemaluan. Jika jarak dari tulang kemaluan hingga puncak rahim itu sekitar 28 cm maka itu berarti kehamilan telah memasuki usia kehamilan 28 minggu. 
4.    Deteksi Denyut Jantung Janin Pertama Kali 
Ketika melakukan pemeriksaan ke dokter dan terdengarnya denyut jantung janin untuk pertama kalinya, maka itu berarti janin telah berusia 12 minggu. 
5.    Menggunakan 2 Jari Tangan 
Metode penghitungan usia kehamilam ini hanya bisa dilakukan pada ibu hamil yang tidak memiliki berat badan berlebih. Caranya adalah dengan meletakkan dua jari diantara tulang kemaluan dan perut. Jika terhitung jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim ini masih berada dibawah pusat, maka setiap adanya penambahan 2 jari maka itu berarti telah bertambahnya usia kehamilan sebanyak 2 minggu. 
Selain itu masih ada cara mudah, tepat, dan akurat lainnya untuk menghitung usia kehamilan yaitu dengan menggunakan ultrasonografi atau USG.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe