The Amazing Travelling With Tripanzee & Gagas Media (2)

Selasa, Desember 01, 2015

Akhirnya masuk ke The Amazing Travelling With Tripanzee and Gagas Media (Episode 2), yang belum baca episode 1, yuk ah dibaca dulu di The Amazing Travelling With Tripanzee andGagas Media (Episode 1) biar nggak penasaran. 

Ehm, ehm, segitu aja ya basa-basinya, lanjut yuk ke Day 4 selama di UWRF 2015 :D

#TZTravelYoung Day 4
 
Hari keempat (31 Oktober 2015), lagi-lagi kami berpencar. Fahrul datang ke venue acara, sedangkan saya, Achel, dan Herdi memilih untuk jalan-jalan ke Pasar Ubud buat blanja-blinji, hehehe. Kami bertiga jalan kaki, lumayan jauh sih dari hotel, sekitar 2 km, tapi namanya Ubud, banyak hal menarik di sepanjang jalan, jadinya nggak terasa juga tiba-tiba sudah sampai aja di Pasar Ubud. 

Pasar Ubud


Siangnya kami semua kembali ke Venue untuk ikut Youth Program ‘Storytelling 101’ bersama Chief editor Gagas Media,  Mbak Windy Ariestanty, sedangkan Achel melipir bentar buat ikut acara program The Kitchen bareng Chef Bara Pattiradjawane di Casaluna.

Story Telling With Windy Ariestanty
 
UWRF ini memang dominan acara sastra dalam Main Program, namun di sini juga banyak Program lain, seperti Film Program, Art Program, The Kitchen, Youth Program, dan Children Program.
Oh ya, di hari keempat ini, akhirnya Cheryl datang, dan Travel Young bisa kumpul dalam formasi lengkap, yeaaaay.

Full Team Travel Young
 
#TZTravelYoung Day 5  

Hari terakhir di Ubud (01 November 2015), sedih euy, kami udah packing karena check out pukul 10.00 WITA, kami pilih check out awal biar nggak bolak-balik lagi ke hotel buat ambil barang, karena malamnya kami harus kembali terbang ke Jakarta.

Kami baru berangkat ke TAMAN BACA untuk ikut session ‘Papua’ bersama Aprila Wayar dan Nia Dinata, sesi ini menarik dan seru, karena terungkap kondisi sebenarnya di Tanah Papua.

Sesi selanjutnya sekaligus sesi terakhir kami, Herdi, Achel dan Fahrul ikut sesi pembacaan puisi, sedangkan saya, Alanda, Cheryl dan Mbak Iwid memilih untuk ikut sesi ‘Word Counts’ bersama Seno Gumira Adjidarma. Setelah acara, saya juga bisa foto bareng Seno, hehehe. 

With Seno Gumira Ajidarma

Lima hari di Ubud benar-benar nggak terasa, rasanya baru sampai Ubud, eh tiba-tiba udah harus kembali lagi ke Jakarta. Selama di Ubud, kami menggunakan mobil sewaan, jadi kami tidak terlalu pusing dengan sarana transportasi. 

Lalu, jika ke UWRF, selain mobil sewaan apa ada sarana transportasi lain? Tentu saja ada, kita bisa menyewa motor (katanya sih harga sewa Rp 60.000/hari), atau kalau ingin yang gratis, kita juga bisa naik Shuttle Bus yang sudah disediakan oleh panitia. Shuttle Bus ini akan lewat setiap 5 menit sekali di venue-venue utama UWRF (NEKA, INDUS, TAMAN BACA) dari pukul 08:00 WITA sampai pukul 18:00 WITA

Satu info lagi untuk peserta muslim yang bingung cari tempat untuk sholat selama di tempat acara, kita bisa menghubungi panitia untuk tanya tempat sholatnya, biasanya ada tempat sholat di base camp volunteer di lt. 1 INDUS. 

Mari Jalan-jalan, Mari Makan-makan
Bicara travelling, rasanya nggak lengkap kalau nggak bicara wisata kulinernya. Mungkin tempat makan berikut bisa jadi referensi untuk kalian jika berlibur di Ubud ^_^ :    

1. Bebek Bengil
Pastinya udah nggak asing dengan nama restoran ini, kan? Tempatnya kece di tepi sawah, masakannya juga enaaaak pake banget. Pokoknya recommended banget deh, bebeknya empuk dan endeeees banget. 

Menu Utama Bebek Bengil

At Bebek Bengil

2. Warung Pulau Kelapa
Restoran ini ada di dekat venue utama UWRF, jadi kalau selesai ikut program di venue utama, bisa deh langsung ke Warung Pulau Kelapa dengan pilihan masakan yang Indonesia banget. 

3. Taco Casa
Bosan dengan makanan Indonesia? Makanan Mexico bisa jadi pilihan. Datang saja ke Taco Casa untuk merasakan sensasi makanan Mexico yang enak dan bikin kenyang (porsinya gedhe banget soalnya), hehehe. 

 
Chicken Cheesy Enchiladas

4. Bale Udang Mang Engking
Tak hanya di daerah Jawa, di Bali pun ada cabang Bale Udang Mang Engking juga lho. Di Bali ada 2 cabang, di Kuta dan di Ubud. Ingin pergi rame-rame bareng keluarga, tempat ini cocok banget karena banyak saung untuk makan rame-rame, tapi kalau kamu ingin pergi berdua saja bersama pasangan, tempat ini juga bisa jadi romantis dengan hiasan lampionnya saat malam ^_^. 

Dinner at Bale Udang Mang Engking

5. Nomad Restaurant
Nomad Restaurant ini ada di tepi jalan raya Ubud, di tempat ini ada banyak pilihan jenis makanan, dari Asia, Italia, Amerika, juga Eropa. Oh ya, Chicken Curry di sini recommended. 

6. Sari Organic Restaurant
Buat kamu yang suka makanan sehat dan organik. Sari Organic bisa jadi pilihan. Untuk mencapai ke tempat ini, kita harus berjalan kaki kira-kira 1 km dari tepi jalan raya karena letaknya memang di tengah persawahan gitu. Tapi jangan khawatir, perjalanan 1 km dengan jalan kaki tak akan terasa karena sepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan persawahan yang menyejukkan mata.  

Persawahan sepanjang jalan menuju Sari Organic



 
At Sari Organic
7. Dapur Bunda
Dapur Bunda ini tempatnya hommy banget, masakannya enak, berasa masakan Ibu di rumah. Tempatnya juga nyaman dengan gaya vintage bikin betah berlama-lama di sana. 

Dapur Bunda

8. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku
Ingin makan nasi campur Bali? Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku ini recommended banget. Rasanya juaraaaaa, sambelnya juga endesss banget, tempatnya pun juga nyaman karena suasananya rindang dan tersedia saung lesehan untuk beramai-ramai. 

Nasi Campur Bali Kedewatan Ibu Mangku
Setiap pertemuan, pastinya ada perpisahan, setelah 5 hari bertualang bersama, kami harus rela untuk kembali berpisah. Meski baru bertemu, rasanya kami sudah seperti lama saling mengenal. 

Perjalanan pulang menuju Bandara Ngurah Rai


 
Farewell Smile
Perjalanan ini akan menjadi salah satu perjalanan yang akan selalu saya kenang dan saya rindukan. Thank you, Tripanzee & Gagas Media, dan terima kasih juga untuk Mbak Iwid, Alanda, Herdi, Achel, Fahrul, dan Cheryl. Sampai jumpa lagi di perjalanan-perjalanan istimewa selanjutnya. ^_^

You Might Also Like

3 komentar

  1. Wuaaaaa seru banget Twin. Apalagi wisata kulinernya. Dan ... seru banget bisa jalan jalan sekaligus dapat teman baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, twin, seru banget. Pengen ke ubud lagi rasanya, wkwkwkw :D

      Hapus
  2. Iya, twin, seru banget. Pengen ke ubud lagi rasanya, wkwkwkw :D

    BalasHapus

Subscribe