Wujudkan Impian Lewat Kamera Ponsel

Jumat, Juli 15, 2016

http://www.uniekkaswarganti.com/2016/05/Asus-giveaway-aku-dan-kamera-ponsel.html

Di era digital saat ini, manusia memang tidak bisa dipisahkan dengan ponsel. Begitu juga dengan saya yang rasanya ada separuh napas yang hilang jika ponsel jauh dari genggaman. Mungkin terdengar berlebihan, tapi memang begitu adanya. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa ponsel dengan segala fiturnya telah banyak membantu dan memberikan kemudahan dalam kehidupan saya. Tak hanya sekadar membantu untuk melancarkan komunikasi lewat telepon, pesan singkat, ataupun fitur chatting, namun juga membantu saya mewujudkan impian-impian saya.
Ada banyak jalan dan cara untuk mewujudkan impian, dan salah satu jalan yang saya gunakan untuk mewujudkan impian saya adalah lewat kamera ponsel.

Dari Foto Wisata Menuju Pulau Dewata
Sebagai penulis yang masih belajar dan ingin terus belajar, tentunya saya ingin terus menimba ilmu tentang dunia kepenulisan, salah satunya adalah belajar dari penulis-penulis senior di Festival Sastra Internasional Ubud Writer and Reader Festival. 

Beberapa kali saya pernah mengajukan aplikasi lewat tulisan, akan tetapi ternyata jalan saya untuk bisa pergi ke UWRF belum terbuka. Hingga kemudian pada tahun 2015, ada salah satu penerbit buku besar di Indonesia yang mengadakan lomba foto travelling selama 6 bulan dengan tema-tema foto berbeda setiap bulannya.

Dengan semangat 45, saya pun membuka-buka folder foto-foto saya ketika travelling. Sebenarnya, saya sendiri tak terlalu percaya diri dengan foto-foto travelling yang saya miliki. Selain karena tempat yang sering saya kunjungi bukan tempat-tempat yang “wah” bagi para traveller, seperti Raja Ampat, Puncak Gunung Semeru, atau foto-foto senja di pantai Lombok. Ditambah lagi, foto-foto travelling yang saya miliki hanya bermodal hasil jepretan dari kamera ponsel saja.

Kebimbangan tiba-tiba melanda, namun jika tidak dicoba, tentunya saya tidak akan tahu hasilnya. Akhirnya saya memutuskan untuk mengikutsertakan foto saya ketika jalan-jalan ke Tamansari-Yogyakarta. Mau menang atau kalah, itu urusan belakangan, yang terpenting dicoba dulu. 

Dari Tamansari-Yogya ke Pulau Dewata
Satu bulan setelah saya mengikutsertakan foto tersebut, ternyata foto tersebut menang hingga saya akhirnya bisa terbang ke Pulau Dewata untuk mengikuti UWRF 2015 selama 5 hari, 27 Oktober 2015-31 November 2015. Hotel, Transport, Konsumsi, Tiket masuk ke UWRF semuanya ditanggung. Benar-benar liburan sekaligus belajar yang menyenangkan. Sesampainya di sana, saya masih merasa seperti mimpi, akhirnya saya bisa bertemu langsung dan menimba ilmu dari para penulis yang sebelumnya hanya saya kenal lewat buku dan puisi saja. Di UWRF saya bertemu dengan Seno Gumira Ajidarma, Eka Kurniawan, Raditya Dika, Aan Mansyur, Ayu Utami, Alanda Kariza, dan masih banyak penulis lainnya, baik penulis Indonesia, maupun penulis mancanegara. Tak hanya bincang sastra, namun di UWRF juga ada bincang film yang mana ketika itu ada bedah Film Cahaya dari Timur bersama Glenn Fredly. Bertemu dengan penulis idola tentunya tak akan lengkap jika tak berfoto atau mengambil gambar penulis tersebut. 

UWRF 2015
Funny Talk Session with Raditya Dika


Book Signing with Ayu Utami
 
Bersama Seno Gumira Ajidarma


Dinner with Alanda Kariza

Bedah Film bersama Glenn Fredly

Meskipun hanya bermodal kamera ponsel, yang terpenting tetap 'cekrek', karena bagi saya, nilai termahal dari sebuah foto adalah momen serta kenangan apa yang diabadikan dalam foto tersebut yang tak akan terulang lagi.

The Man Behind The Gun
Beberapa kali saya ingin membeli kamera, DSLR atau mirrorless. Akan tetapi hal tersebut saya urungkan hingga sekarang. Ada beberapa alasan mengapa saya tak juga membeli kamera tersebut:

1. Repot Tempat dan Berat
Saya bukan tipe orang yang suka bawa banyak barang ketika bepergian, oleh karena itu saya sering berpikir, bagaimana jadinya jika saya harus menenteng kamera kemana-mana? Selain akan memakan banyak tempat di tas, juga akan sangat berat jika saya harus mengalungkannya di lengan atau leher, apalagi saya tergolong manusia dengan body yang tipis. Sedangkan jika menggunakan kamera ponsel, tinggal di selipkan ke saku celana atau pouch kecil. Mudah, kan?

2. Kurang Ringkas
Di era teknologi seperti ini, apalagi dengan pesatnya perkembangan sosial media. Setiap momen yang didapat, tentunya selalu ingin langsung dishare ke sosial media, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Saya berpikir jika menggunakan kamera DSLR atau mirrorless tentunya akan repot jika harus memindahkan foto terlebih dulu ke PC. Beda halnya jika menggunakan kamera ponsel. Sekali ‘klik’, bisa langsung tersebar ke berbagai sosial media.

3. Masih Ada Kamera Ponsel
Saya tipe orang yang lebih mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan. Jika kebutuhan saya untuk berfoto sudah bisa diatasi oleh kamera ponsel, maka keinginan untuk memiliki kamera DSLR bisa saya turunkan menjadi keinginan ke-145.

Apabila dibandingkan dari segi kualitas foto, DSLR memang memiliki kualitas yang lebih tinggi karena memang peruntukannya untuk fotografer profesional. Akan tetapi jika hanya memiliki kamera ponsel, bukan berarti kita tidak bisa mengabadikan foto yang bagus dan kece, karena segalanya tergantung ‘The Man Behind The Gun’, bagaimana kita bisa menggunakan dan memanfaatkan kamera ponsel semaksimal mungkin. Sebenarnya ada beberapa cara agar hasil foto dengan kamera ponsel lebih maksimal:

1. Pencahayaan
Pencahayaan adalah salah satu faktor yang penting ketika mengambil foto dengan kamera ponsel. Pilih tempat dengan intensitas cahaya yang bagus agar hasil foto lebih maksimal. Berbicara tentang pencahayaan, saya sering ingin memotret sebuah produk untuk direview, karena cahaya di dalam rumah kurang memadai. Saya sering memotret di halaman rumah agar mendapat cahaya matahari yang maksimal. 

2. Komposisi Foto
Banyak orang yang sering lupa untuk memperhatikan komposisi foto ketika memotret, saya pun sering kali lupa bahkan cenderung mengabaikan karena tak ingin kehilangan momen penting. Tapi, jika kita memiliki waktu leluasa untuk memotret. Maka komposisi foto perlu diperhatikan. Bagaimana framing foto, angle foto, dan komposisi warna atau obyek dalam foto.

3. Jangan Gunakan Zoom
Seringkali untuk menangkap obyek foto yang jauh, kita sering menggunakan zoom. Padahal penggunaan zoom justru bisa menurunkan resolusi foto. Lebih baik kita mendekati obyek daripada harus menggunakan zoom.

4. Aplikasi Pihak Ketiga
Untuk memperbaharui foto agar terlihat lebih cling dan kekinian, bisa menggunakan aplikasi edit foto pihak ketiga yang banyak tersedia di playstore. Bahkan, jika tidak terlalu suka mendownload aplikasi, fitur edit foto di instagram pun bisa membuat foto lewat kamera ponsel lebih cantik dan ciamik.

Kamera Ponsel Idaman
Jika saya diminta untuk memilih perangkat untuk memotret, apakah kamera DSLR atau kamera ponsel? Maka saya akan memilih kamera ponsel, yang mana tentunya kamera ponsel tersebut harus berkualitas tinggi, seperti kamera ponsel Zenfone 2 Laser ZE550KL. 

Kenapa harus kamera ponsel Zenfone 2 Laser ZE550KL? Jika ditanyakan kenapa, tentunya alasannya sangat banyak karena Zenfone 2 Laser ZE550KL memiliki beragam keunggulan, apalagi bagi orang yang doyan foto menggunakan kamera ponsel. Kamera belakang 13 MP dan kamera depan 5 MP tentunya bisa menjadi kepuasan tersendiri bagi pecinta kamera ponsel.

Zenfone 2 Laser ZE550KL memiliki Light –Speed Shots with Laser Auto-Focus, yang tentunya sangat bermanfaat untuk menentukan fokus yang tepat ketika memotret. Selain itu, kamera ponsel ini juga mempunyai HDR Up To 400% Contrast and Brightness serta Low Light Up To 400% Light Sensitivity yang bisa bikin foto berbayang dan redup menjadi terang benderang juga foto minim cahaya jadi kinclong. 

Bagi yang suka edit-edit foto, ponsel ini juga memiliki fitur Beautification yang bisa ubah tampilan wajah jadi lebih cantik dan tampan. Pasti mau, dong? Fitur Selfie Panorama juga bisa mendukung pengambilan tampilan foto lebih luas dan lebar sehingga bisa memuat panorama lebih luas ketika berswafoto. Adanya Dual Color Real Tone Flash juga akan membuat kontur obyek foto lebih tegas dan bagus lho. 

Siapa yang tak akan tergiur dengan keunggulan-keunggulan fitur yang terdapat dalam Zenfone 2 Laser ZE550KL ini? Tak perlu lagi pusing dengan pencahayaan untuk dapat cahaya yang tepat, tak perlu bingung dengan komposisi, dan tak perlu juga mengunduh beragam aplikasi edit foto. Tinggal ‘cekrek’, ‘cekrek’, dan ‘cekrek’ dengan Zenfone 2 Laser ZE550KL semuanya bisa teratasi. Untuk lebih jelasnya tentang produk Zenfone 2 Laser ZE550KL, bisa lihat video berikut ini, pasti akan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama seperti halnya saya. 

Masih ragu untuk menggunakan kamera ponsel untuk memotret? Tentunya tidak lagi, kan? Yuk, bersama kita raih mimpi dengan Zenfone 2 Laser ZE550KL yang kece badai ini. ^_^ - Richa Miskiyya

'Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com'.

You Might Also Like

3 komentar

  1. Zenfone 2 Laser ZE550KL pantas dijadikan ponsel kamera idaman. speknya bagus :D

    BalasHapus
  2. Terima kasih sudah ikutan GA Aku dan #KameraPonsel. Good luck.

    BalasHapus

Subscribe