Kim Seon Ho, Ketika Cinta dan Kecewa datang di Saat Bersamaan

Rabu, Oktober 20, 2021

Beberapa hari terakhir, nama Kim Seon Ho mencuat di halaman trending twitter. Setelah kesuksesan Homtown Cha Cha Cha, saya berharap trending yang muncul berkaitan dengan perannya sebagai Hong Banjang di drama tersebut. 

Tapi ternyata, seperti mimpi buruk yang tiba-tiba datang, muncul kabar tentang seorang anonym berinisial A, yang menyebut bahwa ada aktor berinisial K yang merupakan mantan pacarnya telah menyuruhnya aborsi. Semua laman berita langsung merujuk ke sosok Kim Seon Ho.

Kim Seon Ho

Selama beberapa hari, Seonhohada (penggemar Kim Seon Ho)-termasuk saya dibuat kelimpungan. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, seperti menanti klarifikasi pacar yang lagi LDR kemudian dikabarkan selingkuh sama perempuan lain. Setiap ada waktu, selalu refresh timeline twitter dan IG untuk mengetahui kabar terbaru tentang Kim Seon Ho. 

Namun, selama dua hari masih senyap, SALT sebagai manajemen Kim Seon Ho juga mengeluarkan pernyataan yang meminta para penggemar untuk menunggu. Hingga kemudian, hari ini (20 Oktober 2021), Kim Seon Ho memberikan pernyataan bahwa rumor tentang dirinya memang benar adanya. Sad!

Mengenal Kim Seon Ho

Kalo dipikir-pikir, rasanya baru kali ini, saya mengikuti perjalanan karir bintang drama korea. Biasanya setelah drama tamat, ya sudah selesai. Tapi enggak untuk Kim Seon Ho. 

Saya pertama mengenal Kim Seon Ho sejak ia membintangi drama‘Catch The Ghost (2019), jujur saya nggak nonton Waikiki 2 meskipun ada Seon Ho karena katanya nggak selucu Waikiki 1. Hingga kemudian saya makin kepincut dengan Kim Seon Ho setelah ia memerankan karakter sad boy Han Ji Pyeong di drama Start Up (2020).

Rasa suka saya pada Kim Seon Ho semakin tinggi karena aktingnya yang memang bagus, ia mengawali karirnya dari nol, dimulai dari panggung teater, kemudian peran-peran kecil, hingga akhirnya ia bisa menjadi bintang seperti sekarang. Kepiawaiannya di panggung teater inilah yang membuat aktingnya terasah, peran konyol, sad boy, serius, semua bisa diperankannya dengan baik.  

Setelah Start Up selesai, dan Kim Seon Ho belum memulai drama baru. Saya mulai marathon reality show IlbakIl (2 Days 1 Night) season 4, dimana Kim Seon Ho baru bergabung sejak akhir 2019. 

2D1N Season 4

2 Days 1 Night membuat saya melihat sisi lain dari Kim Seon Ho, bahwa ternyata dia bisa bersikap konyol. Di reality show ini dia juga bersikap manis, sopan, sehingga disayangi anggota lainnya. Saya nggak bisa bayangin sih, gimana hancurnya hati Ravi, Dindin, Kim Jong Min, Moon Se Yoon dan Yoon Jong Hoon, juga tentunya PDnim Bang Geul Yi karena adanya skandal ini. 

Gara-gara sosok Kim Seon Ho di 2 Days 1 Night ini bikin acara ini jadi moodbooster saya setiap hari. Saya, seorang ibu rumah tangga yang setiap hari harus di rumah, mengerjakan pekerjaan rumah, akhirnya bisa tertawa gara-gara tingkah keenam anggota 2D1N season 4 ini. 

Makanya setelah terkuaknya skandal Kim Seon Ho ini, saya nggak tau lagi, apakah akan sama rasanya saat menonton 2D1N ke depannya, apalagi Kim Seon Ho sudah resmi mundur dari acara ini dan Ravi akan segera pergi wamil. Padahal, di salah satu episode, Kim Seon Ho pernah berjanji akan menjadi member paling lama yang akan bertahan di acara ini, tapi kenyataannya, Why? Why? 

Kim Seon Ho dengan Peran Si Anak Baik

Panggilan si anak baik atau good boy, berawal dari panggilan halmeoni pada Han Ji Pyeong. Peran sebagai good boy sekaligus sad boy yang dekat sama nenek-nenek kembali berlanjut di drama Hometown Cha Cha Cha saat dia berperan sebagai Hong Du Shik yang dekat dengan Nenek Gam Ri. 

Hong Du Shik dan Nenek Gam Ri

Sikapnya sebagai anak baik memang lekat banget dengan diri Kim Seon Ho, termasuk juga di reality show, jadi kebenaran skandal ini tentunya membuat banyak orang terpukul. Jadi, sikapnya selama ini memang pencitraan ataukah dia memang punya dua sisi sikap? I dont know

Pernyataan Kim Seon Ho memang jadi petir menggelegar yang mengagetkan semua pihak. Sosok yang murah senyum, sopan, ternyata memiliki skandal yang tidak main-main. Ah, sedih saya. 

Cancel Culture dan Kekecewaan yang Datang

Korea Selatan terkenal dengan cancel culture, dimana artis yang terlibat skandal akan langsung redup dan tidak akan diterima publik. Lalu bagaimana nasib Kim Seon Ho ke depannya?

Kim Seon Ho memang bersalah, dan hal itu tak bisa dipungkiri. Kita tak perlu membela kesalahannya itu, dan Kim Seon Ho harus bertanggung jawab untuk semua perbuatannya pada mantan pacarnya. 

Terima kasih untuk mbak A yang berani untuk speak up, saya tahu, menyimpan luka sendirian pastinya berat. Apalagi orang yang sudah menyakitimu selalu dibanggakan dan dipuja banyak orang. Semoga ke depannya kamu baik-baik saja dan bisa hidup bahagia. 

Rasa kecewa saya (atau kita) bisa jadi karena kita terlalu berekspektasi tinggi pada sosok Kim Seon Ho yang kita lihat di layar. Kita nggak pernah benar-benar tahu kehidupan bintang yang kita sayang. 

Kim Seon Ho - Hometown Cha Cha Cha

Meski begitu, terima kasih untuk Kim Seon Ho karena sudah berakting dengan baik di semua drama yang kamu bintangi sehingga bisa memberikan kebahagiaan untuk banyak orang. Semoga kamu bisa menyadari semua kesalahanmu dan bisa menjadi orang yang lebih baik ke depannya. 

Untuk semua anggota PERSIK (Persatuan Istri-istri Hong Du Shik), mari kita berpelukan. Hapus air mata secepatnya, dan mari jalani hidup kita selanjutnya dengan sebaik-baiknya. (*)


Read More

Burkini By LYRA, Revolusi Pakaian Renang Fashionable untuk Muslimah

Sabtu, September 25, 2021

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Selain itu, Indonesia juga memiliki banyak pantai-pantai indah dari Sabang hingga Merauke. Namun, meski memiliki banyak pantai juga wisata kolam renang, sebagai wanita muslimah yang mengenakan hijab, saya mengalami kesulitan untuk bermain air dengan leluasa, dan hal ini juga saya lihat para perempuan muslimah lainnya. Kami merasa tidak nyaman untuk berenang karena kebanyakan pakaian renang yang beredar di pasaran memiliki model yang terbuka.  

Akhirnya, kami lebih sering hanya duduk-duduk di tepi pantai atau kolam saja. Kalaupun ingin berenang, kebanyakan dari kami menggunakan kaus dan celana panjang yang tentunya tidak representatif untuk digunakan di dalam air. 

Mengenal Burkini by LYRA

Kesulitan menemukan pakaian renang untuk muslimah saat ini hanya menjadi kenangan, karena saat ini sudah ada Burkini by LYRA, sebuah revolusi pakaian renang untuk muslimah yang fashionable.

Burkini by LYRA (Sumber: lyraswimwear.com)

Ikram Zein adalah sosok penting di balik produk-produk LYRA yang ia ciptakan. Sebagai seseorang yang berpakaian sopan, menyukai alam dan hobi berenang, ia berjuang untuk menemukan gaya fashion yang tepat untuk menggabungkan beragam kesukaannya. Alam bebas, berenang, fashionable, dan tentunya tetap menjaga sopan santun. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk mendesain sendiri produknya. 

Ikram pernah berada dalam masa dimana harus mengenakan kaus kebesaran, legging lama, juga pembungkus darurat untuk rambut saat akan berenang. Hingga kemudian, ia bekerja keras untuk menciptakan LYRASWIMS yang diluncurkan pada bulan Desember tahun 2016. 

Inspirasi LYRA

Tak hanya mengakomodir keinginan para wanita yang Ikram Zein wawancarai selama pembuatan burkini ini. Ikram juga menyatukan keanggunan klasik Hollywood, kerennya pantai Maroko, juga desain yang minimalis. 

Selain itu, Ikram juga memilih untuk membuat pakaian renang ciptaannya dari kain Carvico Italia yang ringan, cepat kering, serta memiliki kualitas premium dengan adanya perlindungan UV Tinggi.

Dikirim ke Berbagai Negara

Meskipun berpusat di Amerika Serikat, namun kita yang berada di Indonesia juga bisa mendapatkan burkini swimsuit dengan mudah, karena kita bisa membelinya secara online dan akan dikirim langsung ke alamat kita di Indonesia. 

Dan berikut ini ada beberapa rekomendasi Burkini by LYRA yang bisa kamu pilih. 

Burkini LYRA - Sofia Pastel Grey (Sumber: FB lyraswim)

Burkini LYRA - Sofia Leaf (Sumber: FB lyraswim)

Cakep-cakep banget, kan? Apabila kamu ingin melihat koleksi Burkini by LYRA lainnya, kamu bisa kunjungi website LYRA dan bisa membeli Burkini by LYRA lewat website tersebut secara online. (*)

 

 


Read More

Game Online Interaktif dan Menyenangkan untuk Anak Usia Pra Sekolah

Kamis, September 23, 2021

Masa pandemi seringkali membuat para orang tua, termasuk saya mati gaya dan kelimpungan saat menemani anak bermain di rumah. Apalagi anak-anak itu tipe cepat bosan, sehingga selalu butuh game atau permainan baru yang menyenangkan, termasuk juga untuk anak-anak usia pra sekolah. 

Pandemi yang belum berakhir memang membuat anak-anak tidak bisa leluasa untuk bermain di luar rumah, oleh karena itu orang tua juga harus aktif untuk mencarikan anak jenis game yang bisa dimainkan di dalam rumah bersama dengan orang tua. 

Saat ini usia anak saya 4,5 tahun dan masuk dalam generasi alpha yang sudah akrab dengan gadget. Maka dari itu, saya pun mencoba mencarikan game online di internet yang bisa dimainkan olehnya. Lalu apa saja sih kriteria game online yang bermanfaat dan cocok untuk anak usia pra sekolah?

Kriteria Game Online untuk Anak Usia Pra Sekolah

1. Tampilan Menarik

Tampilan menarik memang menjadi salah satu syarat dasar sebuah game online. Apalagi anak-anak selalu menyukai hal-hal yang menarik, berwarna-warni dan ceria. 

2. Memiliki Perintah Sederhana

Game online untuk anak usia pra sekolah juga harus memiliki perintah yang sederhana dan tidak rumit. Misalnya seperti game mewarnai, game mencocokkan gambar, atau game menyusun puzzle yang sederhana. 

3. Meningkatkan Daya Pikir dan Imajinasi Anak

Meskipun memiliki perintah yang sederhana, tapi game online untuk anak pra sekolah juga harus bisa meningkatkan daya pikir dan imajinasi anak. Game tersebut harus bisa mengajak anak untuk berimajinasi dan meningkatkan daya pikir anak, misalkan tentang mengenal benda, warna, huruf juga angka. 

4. Bebas Pornografi dan Kekerasan

Game untuk anak usia pra sekolah haruslah game yang menyenangkan dan membuat anak gembira, oleh karena itu pilih game yang bebas pornografi dan kekerasan. 

5. Dapat Dimainkan Bersama Orang Tua

Pilih game yang juga bisa dimainkan anak bersama dengan orang tua. Hal ini tentunya sangat penting, karena selain untuk memberikan pengarahan pada anak bagaimana cara memainkan game tersebut, juga agar kebersamaan orang tua dan anak semakin intens dan dekat.   

Itu dia beberapa kriteria yang harus dimiliki game online untuk anak usia pra sekolah. Nah, beberapa waktu lalu, saya menemukan ada sebuah website game online yang asyik banget, namanya plays.org. 

Kenapa Bermain Game?

Ada beberapa alasan yang membuat saya senang bermain game di website plays.org. 

1. Gratis dan Tidak Perlu Unduh Aplikasi

Aplikasi game yang harus diunduh dulu lewat ponsel biasanya membuat beban ponsel kian berat dan akhirnya membuat ponsel menjadi lemot. Nah, saya senang banget saat menemukan website game online plays.org karena nggak Cuma bisa dimainkan lewat ponsel, tapi juga bisa saya mainkan lewat PC atau laptop tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu, dan yang pasti gratis, nggak perlu membeli koin, voucher atau semacamnya untuk bermain.

2. Beragam Kategori Game

Plays.org memiliki lebih dari 100 kategori, dan salah satunya ada kategori game ‘preschool’ yang cocok untuk anak usia pra sekolah seperti anak saya. 

3. Memiliki Panduan Lengkap

Tiap game yang ada di plays.org ini memiliki keterangan yang lengkap banget, nggak hanya tentang bagaimana cara memainkannya, namun juga memiliki penjelasan mengenai tingkat kesulitan game, desain, dan menunjukkan rating dari pemain game lainnya.

Saya dan anak saya sudah mencoba beberapa macam game yang ada di plays.org, dan anak saya senang sekali saat memainkannya. Dan berikut ini adalah beberapa game pra sekolah yang ada di plays.org yang sudah saya mainkan bersama si kecil. 

Game untuk Anak Usia Pra Sekolah

1. Cute Shapes: Color & Shape Art Game For Children

Game ini sangat sederhana dan mudah dimainkan untuk anak-anak usia pra sekolah. Si kecil tinggal memadu padankan beragam bentuk yang ada, kemudian mewarnainya, dan memberikan beragam ekspresi wajah pada bentuk yang sudah dipilih sebelumnya. Game ini membuat anak bisa mengenal bentuk, warna, juga ekspresi wajah. 

2. Find The Connexity: Related Items Matching Game For Kids

Game ini mengajak si kecil untuk memadupadankan antara sebuah profesi atau pekerjaan dengan barang-barang yang digunakan atau hewan yang dipelihara. Game ini mengajak anak untuk lebih mengenal beragam profesi serta jenis benda yang digunakan.

3. Flinstones Yabba Dabba Dinosaurs Kids Jigsaw Puzzle Game

Game ini berbentuk puzzle sederhana untuk di kecil dengan tema Flinstone. Puzzle ini mudah dimainkan untuk anak usia pra sekolah, selain karena hanya terdiri dari beberapa puzzle saja, juga karena pada bagian alasnya sudah terdapat gambar petunjuk untuk membantu anak memasangkan puzzle di tempat yang tepat. 

4. New Looney Tunes Find It

Game ini memberikan waktu 30 detik untuk si kecil menemukan gambar beragam tokoh animasi looney tunes. Setiap babak akan semakin sulit sehingga game ini mengajak anak untuk lebih jeli dan tangkas. Game ini juga cocok dimainkan bersama dengan orang tua sehingga lebih seru.

Nah, itu dia beberapa game online di plays.org yang saya mainkan bersama dengan si kecil. Permainan-permainan tersebut sangat asyik dimainkan bersama, selain mempererat bonding dengan si kecil, juga membuat hari-hari selama di rumah saja menjadi semakin seru. (*)

  

 

 



Read More

Mencari Obat untuk Selangkangan yang Gatal? Yuk Cek SehatQ

Kamis, September 09, 2021

Selangkangan adalah salah satu bagian tubuh yang terbilang tersembunyi, oleh karena itu tak sedikit orang yang mengabaikan bagian tubuh ini, sehingga gatal di bagian selangkangan pun menjadi akibatnya.

Mengatasi Gatal di Selangkangan (Sumber: Stocksnap/Pixabay)


Mengalami gatal di bagian selangkangan tentunya sangatlah merepotkan, apalagi jika ingin menggaruknya tentunya tidaklah nyaman, apalagi jika sedang berada di tempat umum. Maka dari itu, meskipun tidak terlihat karena tertutup oleh pakaian, kebersihan selangkangan tetaplah harus dijaga.

Lalu, apa saja penyebab dari rasa gatal yang muncul di bagian selangkangan?

1.      Kebersihan yang Tidak Terjaga

Tidak bersihnya bagian tubuh, dalam hal ini selangkangan adalah penyebab munculnya rasa gatal. Bagian selangkangan terbilang lebih cepat lembab dan berkeringat karena ia adalah bagian tubuh yang selalu tertutup. Termasuk juga adanya rambut kemaluan, kemudian aktivitas pembersihan pasca BAB atau BAK yang kurang bersih atau tidak dikeringkan terlebih dahulu sebelum mengenakan celana atau pakaian membuat kuman cepat berkembang di selangkangan.

    2.      Iritasi

Iritasi juga bisa menjadi penyebab rasa gatal di bagian selangkangan. Kenapa bisa muncul iritasi? Biasanya karena adanya gesekan kulit ketika sedang berjalan atau berlari, kemudian bisa juga terjadi karena gesekan pada celana yang terlalu ketat.

Rasa tidak nyaman tersebut membuat kita ingin selalu menggaruknya hingga akhirnya muncul iritasi dan ruam. Ditambah lagi jika cuaca sedang panas dan menimbulkan keringat berlebih, tentunya iritasi akan semakin parah.

    3.      Jamur

Rasa gatal juga bisa disebabkan karena berkembangbiaknya jamur di area selangkangan yang lembab. Jamur yang berkembang di selangkangan ini memang tidak berbahaya, namun akan menyebabkan gatal dan infeksi yang tentunya akan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Jamur yang muncul di selangkangan sering disebut kurap dan biasanya bisa merembet hingga area bokong dan paha bagian dalam. Kurap pada bagian selangkangan ini bisa menular apabila terjadi kontak langsung antara penderita dengan orang lain. Selain itu bisa juga tertular lewat handuk yang digunakan bergantian. Oleh sebab itu, jangan gunakan handuk beramai-ramai karena bisa menjadi sarana penularan penyakit kulit.

    4.      Kutu Kemaluan

Kutu serta kudis yang muncul juga bisa menyebabkan gatal di selangkangan. Apabila terdapat bintik putih kecil di area rambut kemaluan, bisa jadi itu adalah kutu kemaluan. Apabila anda terjangkit kutu kemaluan ini, maka selangkangan akan terasa gatal yang cukup parah, dan biasanya akan semakin terasa gatal ketika malam hari karena kutu menghisap darah manusia.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Salah satunya tentunya dengan segera mengobati gatal di selangkangan ini. Ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk mengobati selangkangan yang gatal dan ini bisa dibaca di artikel kesehatan di website SehatQ. 

Namun, sebelum memberikan obat gatal selangkangan. Harus diketahui terlebih dulu apa penyebab rasa gatal di selangkangan ini? Karena masing-masing penyebab rasa gatal memiliki obat yang berbeda-beda. 

Ada obat antijamur, salep antibiotik, salep antigatal, salep permethrin, juga ada krim steroid. Obat antijamur sendiri juga terdiri dari beberapa macam, seperti oxiconazole, clotrimazole, dan miconazole. 

Akan tetapi yang perlu diingat, meskipun sudah diberikan salep atau obat apda selangkangan yang gatal. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan bagian selangkangan dan menjaganya untuk tetap kering, salah satunya setelah berolahraga juga setelah BAK dan BAB. Hindari pula menggunakan handuk yang sama untuk beberapa orang karena bisa menjadi penyebab penularan jamur. (*)


Read More

Bernyanyi dan Bergembira Bersama Hoala & Koala

Jumat, September 03, 2021

Dunia anak di era Generasi Alpha yang lahir di atas tahun 2010 memang berbeda dengan generasi anak milenial yang lahir di tahun 80an – 90-an. Salah satu yang membedakan adalah minimnya lagu-lagu anak yang bisa dinikmati dan dinyanyikan oleh anak. 

Apalagi jika diperhatikan lebih seksama, anak-anak sekarang lebih banyak hafal lagu-lagu orang dewasa dibandingkan lagu-lagu untuk anak seusianya. Apabila hal ini dibiarkan, tentunya akan mengganggu tumbuh kembang anak. Anak-anak butuh lagu-lagu yang sesuai dengan usianya, lagu-lagu yang ceria dan membahagiakan. 

Dibandingkan generasi milenial yang baru mengenal dunia digital ketika ia sudah dewasa, maka generasi alfa lahir ketika dunia digital sedang berkembang pesat, atau bisa dikatakan juga kelahiran generasi alfa disambut oleh meriahnya perkembangan dunia digital. 

Maka, tidaklah heran jika anak-anak zaman sekarang sangat paham apa itu internet, youtube, whatsapp, wifi, juga beragam istilah digital lainnya. 

Cover album Hoala & Koala
Cover album Hoala & Koala

Berkenalan dengan Hoala & Koala

Seperti anak-anak zaman sekarang, anak saya yang baru berusia 4,5 tahun juga akrab dengan video-video youtube. Sebagai orang tua tentunya saya selalu mendampingi dan memfilter apa saja yang ditonton oleh anak saya di laman berbagi video ini.

Tadinya saya mengenalkan lagu-lagu anak lawas yang ada saat saya masih kecil. Namun, ketika lagu-lagu tersebut sudah mulai dihafal oleh anak saya, saya mulai kebingungan mencari alternatif lagu anak Indonesia apa lagi, ya yang mau saya kenalkan.

Hingga kemudian saya menemukan channel Youtube Hoala & Koala. Sebuah channel youtube lagu dan animasi anak yang berisi lagu-lagu anak kekinian, dan yang lebih menariknya lagi, lagu-lagu di channel youtube Hoala & Koala ini juga divisualisasikan dengan animasi 3D. 

Saat saya perlihatkan pertama kali pada Ayya, anak saya, dia langsung tertarik dengan lagu-lagu di channel ini. Salah satunya lagu yang berjudul ‘Kuman’. 

Lagu Kuman By Hoala & Koala
Capture Video Animasi 'Kuman'

Lalu, siapakah Hoala & Koala ini? Hoala dan Koala adalah sepasang sahabat, di mana Hoala adalah seorang anak perempuan yang ceria dan Koala adalah binatang Koala yang lucu dan menggemaskan.

Selain Hoala & Koala, ada juga karakter Ibu, Ayah, Miss Jeruk, Bu Aya, Om Pong dan beberapa karakter lain. Semua karakter tersebut bisa bernyanyi. Jadi, lagu-lagu Hoala dan Koala ini bisa dinyanyikan seluruh anggota keluarga dengan cara duet atau bergantian, jadinya lebih seru dan menyenangkan. 

5 Album dan Lebih dari 45 Lagu

Meskipun karakter musikal Hoala & Koala ini baru diciptakan oleh Rendyadi Amnar, CEO PT Amnar Awandi Kazoku pada tahun 2020, tapi ternyata Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu, lho. Banyak banget, kan? Jadinya jangan khawatir bakal kehabisan lagu-lagu seru dan menarik untuk dinyanyikan bersama si kecil. 

Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Hoala & Koala ini juga mengikuti perkembangan zaman, lho. Salah satunya seperti lagu ‘Di Rumah Saja’ yang menyuarakan isi hati anak-anak yang hidup di masa pandemi dan bosan di rumah saja. Namun, dengan nasihat dari kedua orang tua, mereka tetap di rumah saja dan tidak pergi jalan-jalan. 

Lagu ini tentunya bisa dijadikan referensi para orang tua untuk dinyanyikan bersama anak yang mengalami kebosanan karena harus di rumah saja. 

Mengutamakan Kualitas

Karakter Hoala & Koala
Hoala & Koala

Hoala & Koala digarap dengan serius dan tetap mengutamakan kualitas. Hal ini dibuktikan tidak hanya dengan tampilan animasi 3D yang memukau, tapi juga  keseriusan dalam penggarapan musik dan lagunya. 

Dalam penggarapan lagu-lagu Hoala & Koala, ada banyak musisi internasional yang terlibat, selain itu banyak juga alat musik unik yang digunakan seperti klarinet, cello, saxophone, dan tak ketinggalan instrumen musik etnik Indonesia seperti angklung dan gamelan.   

Nah, keren banget kan Hoala & Koala ini. Yuk ajak si kecil bernyanyi dan bergembira bersama Hoala & Koala. Nggak cuma bisa dinikmati di channel Youtube Hoala & Koala saja lho, lagu-lagu Hoala & Koala juga bisa didengarkan lewat Spotify dan iTunes. (*) 

  


Read More

Dilan 1990: Tentang Nostalgia pada Rindu dan Cinta Masa SMA

Minggu, Agustus 29, 2021

Membuat film yang diangkat dari sebuah novel laris memang tidaklah mudah. Ada ekspektasi dari para pembaca yang mau tidak mau harus diakomodir, tentang imajinasi rupa para tokohnya, juga tentang setting tempat dalam novel yang sebisa mungkin harus bisa diwujudkan semirip mungkin.

Hal ini juga terjadi pada film Dilan 1990 yang diangkat dari novel best seller karya Pidi Baiq. Fajar Bustomi dan Pidi Baiq sebagai sutradara harus bekerja keras untuk tidak mengkhianati imajinasi pembaca tentang sosok Dilan dan Milea yang sudah membuat banyak pembacanya jatuh cinta.

Dilan 1990

Dilan dan Milea: Penerus Estafet Ikon Kisah Cinta Masa SMA

Kisah cinta masa SMA memang selalu bisa menjadi magnet dalam sebuah film. Namun, tak semua film yang mengangkat kisah cinta di masa putih abu-abu bisa sukses dan melekat erat di hati penontonnya. 

Di akhir tahun 70-an, Indonesia memiliki pasangan film ikonik yaitu Galih dan Ratna (Gita Cinta dari SMA), setelah dua dekade barulah kemudian muncul pasangan Rangga dan Cinta (Ada Apa dengan Cinta), hingga kemudian di tahun 2018 hadir pasangan Dilan dan Milea (Dilan 1990). 

Pasangan dalam film bisa disebut ikonik tentu tidaklah mudah, ada lambang dan simbol yang dibangun apik sehingga ingatan itu melekat pada penonton. Coba saja kita sebut nama ‘Dilan’, maka secara otomatis ingatan kita juga akan merujuk pada sosok ‘Milea’. 

Tidak hanya pada nama tokohnya, film Dilan 1990 juga berhasil mengangkat simbol lain yang melekat pada sosok Dilan dan Milea. Jika di novel tidak disebutkan secara rinci bagaimana penampilan Dilan dan Milea sehari-hari. Maka pada film Dilan 1990, divisi wardrobe berhasil menampilkan kekhasan pakaian pada sosok Dilan dan Milea. Dilan dengan jaket jeans belel warna biru, serta Milea yang mengenakan jaket baseball warna merah. 

Jaket jeans warna biru dan jaket baseball warna merah ini selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan ketika kita ingin menggambarkan sosok Dilan dan Milea. Bahkan, ketika Dilan dan Milea ditampilkan dalam sketsa atau iklan televisi, jaket jeans serta jaket baseball tidak akan ketinggalan untuk ikut ditampilkan. 

Visualisasi Dilan dan Milea

Seperti yang sudah saya sampaikan di awal, memilih sosok yang bisa memvisualisasikan Dilan dan Milea tentunya tidaklah mudah. Saya sebagai salah satu pembaca novelnya memiliki perasaan harap-harap cemas ketika mengetahui bahwa Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla yang didapuk sebagai pemeran Dilan dan Milea. 

Rasa cemas ini bukanlah tanpa alasan, karena seringkali saya merasa kecewa ketika melihat akting aktor dan aktris dalam film yang diangkat dari sebuah novel dan tidak sesuai ekspektasi. Apalagi Iqbaal selama ini dikenal sebagai sosok yang kalem dan tidak pecicilan, sedangkan untuk Vanesha, Dilan 1990 adalah film pertamanya dan ia langsung didapuk jadi pemeran utama wanita. Pertanyaan saya sebelum menonton Dilan 1990 adalah “Bisa nggak ya, mereka memerankan Dilan dan Milea dengan baik?”

Capture Film Dilan 1990

Dan setelah saya menonton filmnya, saya bisa tersenyum lega, ternyata Iqbaal dan Vanesha bisa menghadirkan sosok Dilan dan Milea dengan sangat baik. Meskipun yah, saya masih agak terganggu dengan cara tertawa Milea yang agak cringe dan kurang tulus saat mendengar dan menanggapi joke dari Dilan, tapi so far nggak terlalu masalah sih, saya masih bisa menikmati filmnya.   

Sedangkan untuk sosok Dilan, saya cukup terkejut ternyata Iqbaal bisa memvisualisasikan sosok Dilan dengan baik. Iqbaal bisa menghadirkan sosok Dilan yang garang sekaligus bucin. Mimik wajah Iqbaal saat merayu dan melancarkan gombalan pada Milea, ternyata berhasil membuat saya ikut tersenyum dan tersipu. 

Bandung dan Rasa 1990 yang Kuat

Setting Bandung tahun 1990 memang terasa kuat di film Dilan, untungnya setting Dilan 1990 tidak banyak yang mengambil lokasi-lokasi publik seperti pasar atau terminal. Paling hanya sekolah, rumah, warung Bi Eem, dan jalanan pinggir kota. 

Rumah dan sekolah yang ada di Bandung tentu masih banyak yang bergaya lama, sehingga tidaklah sulit untuk menemukan setting untuk memperkuat tahun 1990. Termasuk juga ketika Dilan dan Milea berboncengan naik motor, dipilih setting jalanan yang cenderung sepi agar tidak muncul unsur-unsur modern di dalamnya. 

Meskipun begitu, ada setting yang agak mengganggu, yaitu ketika Bundanya Dilan yang diperankan oleh Ira Wibowo mengantar Milea pulang. Saat di mobil terlihat pemandangan di luar mobil tampak sekali unsur CGI nya. 

Saat menontonnya saya berpikiran, “Kok pakai CGI, sih?” Hingga kemudian saya ingat bahwa setting waktu film ini adalah tahun 1990, dan tentunya akan cukup sulit menghadirkan visual jalanan tahun 1990 tanpa menggunakan CGI. 

Sedangkan untuk properti pendukungnya bisa dibilang sudah mewakili tahun 1990an, seperti telepon umum, motor CB 100, bus yang digunakan untuk ke TVRI Jakarta, juga model becak lama yang digunakan. 

Pemain Pendukung dan Cameo Kejutan

Dilan 1990 bergulir semakin apik dengan hadirnya para pemain pendukung dengan kualitas akting yang mumpuni, sehingga bisa semakin membawa cerita Dilan 1990 ke arah yang tepat. Seperti Ira Wibowo (Bunda Dilan), Happy Salma (Ibu Milea), Farhan (Ayah Milea), Adhysti Zahra (Adik Dilan), Tike Priatnakusuma (Bi Eem), Rifku Wikana (Pak Suripto), juga Joe P Project (Ayah Beni), dan Brandon Salim (Beni) .

Dan tentunya yang tidak kalah mengejutkan adalah kehadiran Ridwan Kamil sebagai salah seorang Guru di sekolah Dilan dan Milea, yang saat film ini dirilis Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Walikota Bandung. Meskipun hanya muncul sekilas dengan dialog yang singkat, namun kehadiran Ridwan Kamil ini tentunya menjadi warna tersendiri di film ini, apalagi akting Ridwan Kamil terbilang luwes dan tidak kaku. 

Selain Ridwan Kamil, kehadiran Sissy Priscillia sebagai narator sosok Milea Dewasa juga menjadi kejutan tersendiri. Sissy yang merupakan kakak kandung dari Vanesha Prescilla, keduanya memiliki kemiripan dalam hal wajah. Hal ini menurut saya tentunya menjadi pilihan yang tepat, karena sebagai penonton, saya merasa terbantu ketika harus mengimajinasikan sosok Milea Dewasa yang hidup di tahun 2019 yang sedang menceritakan masa lalunya di tahun 1990. 

Pidi Baiq dan Nyawa di Film 1990

Infografis Dilan 1990 (dari berbagai sumber)

Saya berani mengatakan bahwa kehadiran Pidi Baiq sebagai Sutradara bersama Fajar Bustomi serta penulis skenario bersama Titien Wattimena menjadi keunggulan di film ini. Tak banyak penulis yang novelnya diangkat menjadi film, ikut terjun juga sebagai penulis skenario juga sutradara di filmnya. 

Namun, hal ini tentunya sebuah pengecualian untuk Pidi Baiq, karena menurut saya, Pidi Baiq memang harus hadir secara langsung dalam proses penggarapan film ini, karena Pidi Baiq adalah nyawa untuk sosok Dilan. 

Banyak teori yang mengatakan bahwa Dilan adalah Pidi Baiq, tapi entah benar atau tidak teori tersebut, sosok Dilan, Milea, juga teman-teman lainnya memang benar-benar ada di dunia nyata, dan Pidi Baiq juga mengakui hal tersebut. 

Penggambaran sosok Dilan dalam novel dan film, yang garang sekaligus romantis, pembangkang sekaligus bucin, juga memiliki ide-ide yang lucu dan segar ketika mendekati Milea, memang hanya bisa ditulis oleh seorang Pidi Baiq. 

Cerita tentang Dilan yang memberi hadiah buku TTS yang sudah diisi, atau Dilan yang membawa Bi Asih untuk memijat Milea yang sakit, juga ketika Dilan meminta Milea untuk membawa materai yang kemudian ditempel di surat proklamasi cinta mereka. Hal-hal tersebut tentunya menjadi ide romantis sekaligus kocak yang menurut saya hanya bisa terpikirkan oleh Pidi Baiq. 

Apalagi ditambah dengan kalimat-kalimat tanda sayang yang diucapkan Dilan pada Milea, 

“Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu, enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.”

Atau kalimat ikonik yang selalu terngiang dari sosok Dilan, "Kamu jangan rindu, berat, kamu nggak akan kuat, biar aku aja." 

Dilan 1990 (Sumber: IMDb)

Sekarang bayangkan saja, siapa perempuan yang nggak akan jatuh cinta bila bertemu dengan sosok Dilan, bahkan dengan hanya menonton adegan antara Dilan dan Milea di film saja, rasanya membuat kita seperti jatuh cinta kembali. 

Nostalgia dengan Perasaan Cinta Ketika SMA 

Bagi para penonton remaja, film Dilan 1990 tentunya sangat dekat dengan kehidupan mereka. Namun, sebenarnya film Dilan 1990 ini tidak hanya bisa dinikmati oleh mereka para penonton usia remaja, tetapi juga bisa membuat hati berbunga-bunga penonton usia young adult bahkan dewasa. Maka, tidaklah mengherankan jika film Dilan 1990 bisa meraup lebih dari 6 juta penonton. 

Film Dilan 1990 akan mengajak kita yang sudah melewati masa-masa SMA untuk bernostalgia dan mengenang tentang sosok manis yang mengenalkan kita cinta di masa putih abu-abu. Entah itu kekasih pertama, gebetan, atau hanya sekadar sosok tampan yang hanya bisa dikagumi dari jauh. 

OST Dilan 1990 (Sumber: Youtube The Panasdalamusic)

Perasaan nostalgia yang membahagiakan ini semakin lengkap dengan hadirnya original soundtrack dari  The Panasdalam Bank besutan Pidi Baiq yang memiliki lirik sederhana namun maknanya begitu dalam.

Dulu kita masih remaja

Usia anak SMA

Di sekolah kita berjumpa

Pulang pasti kita berdua

Dan kini kamu, ada dimana

Dan kini rindu, apa kabarmu

Dan ingin lagi, ingin lagi 

Jumpa

Dulu kita masih bersama

Asmara anak SMA

Dulu suka selalu denganmu

Di atas motor berdua

Secara keseluruhan saya memberikan nilai 3,5/5 bintang untuk Film Dilan 1990 ini. Kisah Dilan dan Milea bukanlah kisah yang mewah, namun kisah cinta sederhana yang manis antara dua anak SMA yang jatuh cinta dengan segenap tawa, tangis, cemburu, juga amarah. Siapapun yang pernah jatuh cinta di usia remaja, pasti akan bisa merasakan rasa cinta itu tiba-tiba tumbuh kembali ketika menonton film ini. Sebuah cinta yang tidak untuk dikejar kembali, namun cinta yang cukup untuk dikenang secukupnya dan sewajarnya. 

Nah, itu dia review saya untuk Film Dilan 1990, buat kamu yang ingin mencari informasi tentang dunia film, juga review lengkap film-film lainnya, jangan lupa untuk berkunjung ke halaman Bacaterus.com, ya. (*)




     


Read More

Ingin Membeli Fortuner Bekas? Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Jumat, Agustus 20, 2021

Sebagai mobil yang terbilang mewah dan memiliki performa yang gagah, Fortuner memang kerap menjadi incaran. Namun, harga yang tinggi untuk Fortuner baru, kerapkali membuat calon pembeli memilih untuk membeli Fortuner bekas

Fortuner Bekas
Harga Fortuner Bekas di seva.id

Bagi anda yang ingin membeli mobil Fortuner bekas tidak perlu terburu-buru, karena anda tetap harus memperhatikan beberapa hal berikut ini agar tidak kecewa di kemudian hari. Apa sajakah itu?

1. Eksterior

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah bagian eksterior. Sebagai calon pembeli jangan terlalu silau dengan tampilan luar yang terlihat gagah. Namun, tetap harus memperhatikan detail dari setiap jengkal eksterior mobil ini. 

Apalagi mobil ini memiliki bodi yang terbilang besar, jadi bisa jadi ada goresan yang tidak sengaja timbul ketika melewati jalanan sempit atau ketika berpapasan dengan mobil lain di jalanan.  Jika anda tertarik dengan mobil tersebut namun terdapat beberapa goresan, anda mungkin bisa meminta potongan harga karena adanya goresan pada bodi mobil. 

2. Penggunaan Bahan Bakar

Tanyakan juga bahan bakar apa yang biasa digunakan Fortuner bekas yang hendak dibeli, karena sering terjadi, pemilik mengisi mobil ini dengan bahan bakar berkualitas rendah. Padahal sebagai mobil dengan kategori mewah yang memiliki mesin cukup bandel, sangat disarankan untuk mengisi Fortuner dengan bahan bakar yang memiliki oktan tinggi, misalnya seperti Pertamax.  

3. AC Mobil

Fortuner adalah mobil SUV yang memiliki kapasitas 7 orang penumpang yang terbagi ke dalam 3 baris. Akan tetapi ada hal yang harus diwaspadai, yaitu berkaitan dengan AC mobil Fortuner. Banyak pemilik mobil Fortuner mengeluhkan udara dingin dari AC tidak bisa menjangkau baris ketiga. Oleh karena itu, sebelum membelinya perlu dicoba terlebih dahulu apakah AC mobil Fortuner bisa berhembus hingga bagian belakang mobil ataukah tidak. 

Nah, itu dia beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil Fortuner bekas. Saat ini harga Fortuner bekas berbagai tipe yang tercantum dalam website seva.id ada pada kisaran Rp 200an juta – Rp 400an juta. Apabila anda tertarik, anda bisa mengunjungi website seva.id untuk menemukan Fortuner bekas idaman anda. (*)


Read More